Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Air Minim, Petugas Gunakan Detergen Padamkan Karhutla di Kalsel

Satuan Tugas Kebakaran hutan dan lahan (Satgas Karhutla) Manggala Agni sedang berjibaku dikepungan asap untuk memadamkan kebakaran lahan (Antara/Tumpal Andani Aritonang)
Satuan Tugas Kebakaran hutan dan lahan (Satgas Karhutla) Manggala Agni sedang berjibaku dikepungan asap untuk memadamkan kebakaran lahan (Antara/Tumpal Andani Aritonang)

Banjarmasin, IDN Times - Tim Satuan Tugas Kebakaran hutan dan lahan (Satgas Karhutla) Kalimantan Selatan, Manggala Agni menggunakan air campur detergen untuk memadamkan api. Ini dilakukan akibat keterbatasan air untuk memadamkan titik api yang menghanguskan puluhan hektare lahan di Desa Liang Anggang, Bati-Bati, Kabupaten Tanah Laut.

Hingga pukul 17.45 Wita, peristiwa karhutla melahap dua wilayah yang berjarak sekitar tiga kilometer. “Kita memutuskan memadamkan titik api yang lebih dekat permukiman penduduk,” kata Satgas Karhutla Manggala Agni Kabupaten Tanah Laut, Pamlan, seperti dikutip dari Antara pada Kamis (3/8/2023).

1. Titik api cukup banyak

Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). (ANTARA FOTO/Rony Muharrman)
Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). (ANTARA FOTO/Rony Muharrman)

Pamlan menyebutkan petugas udara menerima informasi awal karhutla pada pukul 10.00 Wita dengan kondisi titik kebakaran cukup banyak, sehingga Satgas sempat mengalami kendala terkait wilayah utama yang harus dipadamkan. 

“Satgas karhutla silih berganti untuk menanggulangi kobaran api sejak pagi hari tadi,” ucapnya.

Dia menuturkan upaya pemadaman mendekati permukiman mengalami kendala keterbatasan titik air di lokasi kejadian. Sehingga tim memutuskan menggunakan detergen dicampur dengan air mempercepat pemadaman titik api yang meluas.

2. Campuran detergen dan air

ilustrasi detergen (pexels.com/shvetsa)
ilustrasi detergen (pexels.com/shvetsa)

Menurut Pamlan, campuran detergen dan air mampu mendinginkan lahan sehingga keadaan panas api dapat berkurang secara cepat akibat kandungan zat kimia pada bubuk detergen tersebut.

Ia mengungkapkan kendala secara umum penangan karhutla antara lain akses jalan, sehingga petugas kesulitan menjangkau lokasi kejadian akibat peristiwa kebakaran berada di pedalaman yang cukup bahaya dilalui jalur darat.

3. Api berpotensi meluas

Ilustrasi Karhutla (Doc. BNPB)
Ilustrasi Karhutla (Doc. BNPB)

Pamlan mengatakan pula lahan yang tidak dapat dijangkau berpotensi meluas hingga puluhan hektare, namun Manggala Agni selalu siap menjadi garda terdepan mengawasi dan menanggulangi karhutla dengan berbagai upaya.

Lebih lanjut, Manggala Agni melakukan koordinasi dengan lembaga terkait untuk pencegahan dan penanggulangan diantaranya BPBD, TNI dan Polri.

“Selama kami masih sanggup, kami terus lakukan pemadaman bahkan hingga malam hari,” ungkap Pamlan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yerin Shin
EditorYerin Shin
Follow Us

Latest News Kalimantan Timur

See More

Harga Pangan Rawan Naik saat Puasa, Pemkab PPU Siapkan Operasi Pasar

02 Feb 2026, 09:36 WIBNews