Warga sempat cekcok dengan petugas Bea Cukai karena tak mau diperiksa. (IDN Times/istimewa).
Namun, persoalan ternyata belum selesai. Sekitar pukul 17.00 WIB, sejumlah orang yang disebut berasal dari kelompok Michael mulai berdatangan ke PLBN Aruk.
Mengantisipasi situasi yang berpotensi memanas, aparat kepolisian bersama personel Brimob dan TNI AD disiagakan di lokasi.
Dua jam berselang, sekitar pukul 18.30 WIB, massa yang diperkirakan mencapai 100 orang tiba di kawasan PLBN.
Mereka kemudian masuk ke Wisma Nusantara dan menyisir sejumlah ruangan untuk mencari petugas Bea Cukai yang sebelumnya melakukan pemeriksaan.
Karena petugas yang dicari tidak ditemukan, situasi semakin tidak terkendali. Lima petugas Bea Cukai yang masih berada di lokasi akhirnya dibawa massa menuju Kabupaten Bengkayang.
Berdasarkan kronologi yang dihimpun, kelima petugas itu dibawa untuk dijadikan jaminan sekaligus menjalani proses adat di Bengkayang.
Adapun lima petugas tersebut masing-masing Boy Haris Bambang Purwadi, Reza Rizki Wahyu Pradana, Pillar Pitoyo, Kiki Shihabudin Marshanda, dan Sulistyo Wahyu Tri Atmojo.
Personel Polres Sambas yang dipimpin langsung Kapolres Sambas tiba di PLBN Aruk setelah massa meninggalkan kawasan tersebut.
Jarak antara Mapolres Sambas dan PLBN Aruk mencapai sekitar 90 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih dua jam.