Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

23 Desa Belum Ada Internet, Pemprov Kaltim Genjot Program Listrik

23 Desa Belum Ada Internet, Pemprov Kaltim Genjot Program Listrik
Ilustrasi penggunaan WiFi extender untuk meningkatkan jangkauan dan kualitas sinyal internet di rumah tanpa perlu meningkatkan paket layanan internet. (Ilustrasi AI)
Share Article

Samarinda, IDN Times - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bersama Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kalimantan Timur memperkuat sinergi untuk mengatasi keterbatasan pasokan listrik di titik layanan internet desa. Langkah ini dilakukan agar layanan publik berbasis digital di wilayah perdesaan dapat berjalan optimal.

Kepala Diskominfo Kaltim, Ririn Sari Dewi, mengatakan sejumlah titik layanan internet di desa hingga kini belum dapat beroperasi maksimal karena belum terjangkau jaringan listrik PT PLN (Persero).

"Berdasarkan laporan dari para vendor, masih ada beberapa titik koordinat internet desa yang belum dialiri listrik. Kami berharap Dinas ESDM dan PLN dapat bersinergi menghadirkan pasokan listrik sehingga layanan internet yang telah dipasang bisa beroperasi secara penuh," ujar Ririn dilaporkan Antara, Jumat (17/7/2026).

1. Komitmen Pemprov Kaltim mengatasi blank spot

IMG-20250609-WA0000-3651552760.jpg
Kepala Diskominfo Kaltim, Ririn Sari Dewi. (Dok. Istimewa)

Menurut Ririn, selama ini Diskominfo Kaltim tetap menghadirkan akses internet di wilayah blank spot dengan memanfaatkan berbagai sumber energi alternatif, seperti generator set (genset), layanan satelit Starlink, hingga Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Namun, penggunaan sumber energi tersebut belum mampu menjamin layanan internet beroperasi selama 24 jam.

"Kami tetap memasang jaringan internet meski belum ada listrik PLN. Kendalanya, perangkat harus mengikuti jam operasional genset yang terbatas. Jika listrik PLN tersedia, layanan internet bisa menyala sepanjang hari dan manfaatnya akan jauh lebih besar bagi masyarakat," katanya.

2. Pemerataan akses listrik di Kaltim

Kadis Tambang.jpeg
Kepala Dinas ESDM Kalimantan Timur Bambang Arwanto di Balikpapan, Rabu (10/6/2026). Foto istimewa

Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Kaltim, Bambang Arwanto, menegaskan pemerintah terus mempercepat pemerataan akses listrik melalui Program Listrik Desa (Lisdes).

Hasil sinkronisasi data antara Diskominfo dan Dinas ESDM menunjukkan masih terdapat 23 desa yang belum terlayani internet. Dari jumlah tersebut, 13 desa juga belum memperoleh pasokan listrik dari PLN.

Sebanyak sembilan desa telah masuk dalam anggaran Program Lisdes yang sedang berjalan, sedangkan empat desa lainnya diproyeksikan masuk dalam perencanaan Program Lisdes tahun berikutnya.

Bambang mengakui pembangunan jaringan listrik di daerah terpencil masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari akses jalan yang sulit dilalui kendaraan berat hingga proses perizinan karena jaringan listrik harus melintasi kawasan hutan.

3. Puluhan desa sebagai program prioritas listrik desa

WhatsApp Image 2025-07-23 at 16.35.03.jpeg
PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) memastikan keandalan pasokan listrik selama peluncuran serentak Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Senin (21/7/2025). Foto PLN

Sebagai upaya percepatan, Dinas ESDM Kaltim menetapkan 44 desa sebagai prioritas Program Lisdes.

Adapun sembilan desa yang akan segera dibangun jaringan listriknya meliputi Kampung Long Duhung, Kampung Pulau Miang, Kampung Tanjung Pagar, Kampung Ujoh Halang, Kampung Betung, Kampung Dasaq, Kampung Muara Geloan, Kampung Penawang, dan Kampung Kelompok Baru.

Melalui sinergi ini, Diskominfo dan Dinas ESDM Kaltim berkomitmen menyelaraskan pembangunan infrastruktur telekomunikasi dan kelistrikan guna memperluas akses internet di wilayah perdesaan. Integrasi kedua sektor tersebut diharapkan mampu mengurangi kesenjangan digital sekaligus mempercepat transformasi layanan publik hingga ke pelosok Kalimantan Timur.

Share Article
Editorial Team

Latest News Kalimantan Timur

See More