Penajam, IDN Times - Sejumlah seniman tepatnya para musisi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengaku terkena imbas pandemik COVID-19. Beberapa bulan terakhir ini mereka sepi job atau panggilan untuk bermain musik organ tunggal, band atau orkes dari masyarakat yang mempunyai hajatan, pernikahan, akikah dan acara lainnya.
Pemain orkes bernama Toto berkisah, selama lima bulan ini grup orkesnya sepi order. Hal ini berdampak pada penghasilannya. Ia menggantungkan hidup dari penghasilannya sebagai seniman.
“Sekarang masih sepi mas, akibat pandemik COVID-19 memang hanya ada sebagian saja yang mendapatkan izin untuk menggelar hiburan orkes itupun tidak tiap minggu kita main karena memang sepi yang order kami. Beda dulu sebelum ada COVID-19 bisa tiap minggu kami mendapatkan orderan main orkes,” tutunya kepada IDN Times, Minggu (13/9/2020) di Penajam.
