Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Berawal Ingin Ngopi Gratis, Nova Kini Jadi Juara Barista Indonesia

Berawal Ingin Ngopi Gratis, Nova Kini Jadi Juara Barista Indonesia
Barista di Pontianak raih juara IBRC. (IDN Times/Teri).
Share Article

Pontianak, IDN Times - Siapa sangka kebiasaan menghabiskan waktu di kedai kopi justru menjadi awal perjalanan karier Nova Dwi Vitriana. Lulusan Jurusan Kearsipan Universitas Tanjungpura berusia 23 tahun itu kini berhasil menorehkan prestasi sebagai juara Indonesia Brewers Cup (IBRC) Regional 2 Jakarta, salah satu kompetisi bergengsi bagi para barista di Indonesia.

Perjalanan Nova di dunia kopi dimulai pada 2023 saat masih menyelesaikan skripsi. Saat itu, ia hampir setiap hari menghabiskan waktu di coffee shop hingga menyadari pengeluaran untuk membeli kopi semakin membengkak.

"Setiap hari nongkrong di coffee shop, lama-lama boncos juga. Terus kepikiran, kenapa enggak sekalian kerja jadi barista, biar bisa ngopi gratis," ujar Nova sambil tertawa, Senin (20/7/2026).

1. Sempat tak direstui orang tua

IMG_7187.jpeg
Nova, Barista asal Pontianak menyeduh kopi. (IDN Times/Teri).

Berangkat dari ide sederhana tersebut, Nova memutuskan melamar pekerjaan sebagai barista. Padahal, saat itu ia mengaku belum memiliki pengalaman maupun pengetahuan tentang dunia kopi.

"Basic-nya nol. Awalnya memang cuma karena suka kopi," katanya.

Keputusan itu sempat mendapat penolakan dari orang tuanya. Profesi barista dinilai belum menjanjikan sebagai pilihan karier. Namun, Nova tetap teguh pada pilihannya dan terus mengasah kemampuan dengan mempelajari teknik penyeduhan kopi serta mengikuti berbagai kompetisi.

Kerja kerasnya mulai membuahkan hasil. Nova berhasil meraih juara pertama pada Saprahan Khatulistiwa Brewers Competition di Pontianak. Setelah itu, ia finis di peringkat keenam IBRC Batam, kemudian berada di posisi ke-18 IBRC Pontianak, hingga akhirnya meraih gelar juara pertama IBRC Regional 2 Jakarta yang diikuti sekitar 30 barista dari berbagai daerah di Indonesia.

"Alhamdulillah bisa juara satu. Ini jadi pembuktian juga kalau dunia kopi bisa membawa prestasi," ujarnya.

2. Nova gunakan biji kopi dari Sumatra Selatan

IMG_7282.jpeg
Barista Pontianak, Nova saat mengikuti kompetisi. (IDN Times/istimewa).

Dalam kompetisi tersebut, Nova menggunakan biji kopi asal Semendo, Sumatra Selatan, yang memiliki karakter rasa stone fruit, brown sugar, dan sentuhan buah-buahan tropis. Penilaian dewan juri meliputi kualitas cita rasa kopi, teknik penyeduhan, kemampuan presentasi, hingga pelayanan atau hospitality peserta.

Prestasi tersebut diraih melalui latihan yang intensif. Menjelang kompetisi, Nova bersama tim asal Pontianak berlatih selama delapan hingga sepuluh jam setiap hari. Setelah menjadi juara regional, ia tetap menjaga konsistensi dengan berlatih sekitar satu jam setiap hari untuk terus menyempurnakan teknik penyeduhan.

3. Persiapan menuju kompetisi selanjutnya

IMG_7281.jpeg
Piala Indonesia Brewer Cup 2026. (IDN Times/Teri).

Perjalanan Nova pun masih berlanjut. Setelah menjuarai Regional 2 Jakarta, ia akan mengikuti seri regional berikutnya sebelum berlaga di kompetisi nasional yang dijadwalkan berlangsung di Jakarta pada Maret tahun depan. Jika berhasil menjadi juara nasional, Nova akan mewakili Indonesia di ajang World Brewers Cup.

Bagi Nova, dunia kopi yang awalnya hanya menjadi tempat melepas penat kini justru membuka jalan menuju prestasi di tingkat nasional.

"Dulu cuma pengin ngopi gratis. Sekarang ternyata kopi bisa membawa saya sampai sejauh ini," tuturnya.

Share Article
Editorial Team

Latest News Kalimantan Timur

See More