Berawal dari Mahasiswa, Bisnis Logistik Yoel Tembus Omzet Puluhan Juta

Pontianak, IDN Times - Saat banyak mahasiswa fokus menyelesaikan kuliah, Yoel Abraham memilih memulai usaha. Sejak tiga tahun lalu, mahasiswa berusia 23 tahun itu menjadi mitra agen Lion Parcel di Pontianak.
Kini, usaha yang dirintisnya telah berkembang dengan omzet mencapai puluhan juta rupiah per bulan.
Yoel mengaku mulai mencari peluang usaha saat masih kuliah. Ia memilih bisnis logistik karena melihat kebutuhan layanan pengiriman terus meningkat, sementara modal untuk menjadi agen Lion Parcel dinilai masih terjangkau.
“Saat masih kuliah, saya mencari peluang usaha yang modalnya tidak terlalu besar. Lion Parcel menjadi pilihan karena biaya pendaftaran agennya terjangkau. Selain itu, jaringan pengirimannya luas dan didukung penerbangan Lion Group sehingga pengiriman lebih cepat,” ujarnya, Senin (20/7/2026).
1. Awal usaha, Yoel tak punya skill logistik

Menurut Yoel, layanan pengiriman cepat dibutuhkan masyarakat Pontianak, terutama untuk mengirim produk makanan khas seperti bingke, kue lapis, lempok durian, dan hekeng ke berbagai daerah.
Di awal menjalankan usaha, Yoel harus membagi waktu antara kuliah dan mengelola operasional agen. Tantangan lainnya adalah mempelajari industri logistik dari awal karena latar belakang pendidikannya bukan di bidang tersebut.
“Saya benar-benar belajar logistik dari nol. Untungnya tim Lion Parcel memberikan pendampingan sejak awal. Sampai sekarang pun kalau ada kendala selalu dibantu,” katanya.
2. Manfaatkan media sosial untuk branding

Setelah menyelesaikan kuliah, Yoel mulai lebih fokus mengembangkan usahanya. Ia memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan layanan yang dimiliki dan menjangkau lebih banyak pelanggan.
Upaya tersebut berdampak pada bertambahnya jumlah pelanggan, termasuk pelanggan tetap yang menggunakan layanan pengiriman secara rutin. Menurut Yoel, kecepatan pengiriman menjadi salah satu alasan pelanggan kembali menggunakan jasanya.
“Saya bersyukur memulai usaha ini sejak masih kuliah. Selain mendapat penghasilan, saya juga memperoleh pengalaman menjalankan usaha. Semoga usaha ini terus berkembang dan bisa menjadi motivasi bagi anak muda yang ingin memulai bisnis,”ujarnya.
3. Kisah sukses lain dari Suwandy

Selain Yoel, mitra agen Lion Parcel di Pontianak lainnya, Suwandy (47 tahun) juga mengembangkan usaha logistik setelah pandemi COVID-19 berdampak pada bisnis yang sebelumnya dijalankan.
Suwandy mengatakan memilih menjadi agen Lion Parcel karena proses pendaftaran mudah, biaya kemitraan terjangkau, dan jangkauan pengiriman yang luas. Saat ini, agennya melayani ratusan paket setiap hari, termasuk dari pelanggan korporasi.
Sementara itu, Chief Retail Officer Lion Parcel, Febri Andika, mengatakan kemitraan agen Lion Parcel dirancang agar dapat diakses masyarakat dari berbagai latar belakang. Dengan investasi mulai Rp10 juta, calon mitra juga mendapat pelatihan dan pendampingan untuk mengembangkan usahanya.
Menurut Febri, meningkatnya kebutuhan layanan logistik membuka peluang bagi masyarakat yang ingin membangun usaha sendiri, termasuk generasi muda yang ingin memulai bisnis sejak dini.



















