Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Alat TCM untuk Pemeriksaan COVID-19 di RSKD Balikpapan Siap Beroperasi

Alat TCM untuk Pemeriksaan COVID-19 di RSKD Balikpapan Siap Beroperasi
Direktur RSUD Kanujoso Djatiwibowo, dr. Edy Iskandar, Sp.PD (IDN Times/Hilmansyah)
Share Article

Balikpapan, IDN Times - RSUD Kanujoso Djatiwibowo (RSKD) Balikpapan akhirnya bisa mengoperasikan alat Tes Cepat Molekuler (TCM) untuk melakukan pemeriksaan swab terhadap pasien terindikasi COVID-19.

Direktur RSKD, dr. Edy Iskandar, Sp.PD. mengatakan kemungkinan Selasa (12/5) pemeriksaan TCM untuk mendeteksi COVID-19 sudah dapat dilakukan di RSKD. Selain itu, tenaga untuk operasional alat TCM sudah dilatih langsung oleh Kementerian Kesehatan, ruang untuk laboratorium TCM juga telah tersedia. 

“Barang (TCM) sudah datang. Barangnya itu yang selama ini dipakai untuk (pemeriksaan)HIV kemudian di-upgrade dan sekarang sudah datang cartridge-nya untuk COVID-19,” ujar Edy dalam konferensi pers Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Balikpapan, di halaman Kantor Wali Kota Balikpapan, pada Senin (11/05).

1 TCM biasa digunakan untuk pemeriksaan TBC

Direktur RSUD Kanujoso Djatiwibowo, dr. Edy Iskandar, Sp.PD (IDN Times/Hilmansyah)
Direktur RSUD Kanujoso Djatiwibowo, dr. Edy Iskandar, Sp.PD (IDN Times/Hilmansyah)

Tes Cepat Molekuler (TCM) merupakan alat yang biasanya digunakan untuk pasien tuberculosis (TB) namun dapat pula untuk pemeriksaan penyakit lain seperti HIV, dan virus corona. Pemeriksaan akan menggunakan swab tenggorokan pasien serta menggunakan catridge khusus untuk mengidentifikasi RNA pada virus corona.

Pemeriksaan TCM ini bahkan diklaim lebih modern dan cepat dibandingkan tes PCR (Polymerase Chain Reaction), dalam 45 menit hasil pemeriksaan sudah dapat diketahui.

Namun untuk pemeriksaan melalui TCM masih sangat terbatas dan tergantung ketersediaan cartridge. Saat ini baru tersedia catridge bantuan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebanyak 60 buah.

“Setiap hari itu 12 sampel saja, supaya alat juga tidak cepat rusak. Untuk satu pemeriksaan itu satu cartridge, jadi kalau kita dapat 60 hanya untuk 60 pemeriksaan saja," katanya.

2 RSKD mengadakan TCM dan catridge tambahan sendiri

RSUD Kanujoso Djatiwibowo. (IDN Times/Surya Aditya)
RSUD Kanujoso Djatiwibowo. (IDN Times/Surya Aditya)

Selain bantuan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Edy mengatakan pihaknya juga melakukan pengadaan sendiri TCM beserta 200 catridge dengan menggunakan dana APBD Kaltim. Total biaya pengadaan TCM dan catridge- nya ini menelan biaya sekitar Rp1 miliar.

Karena jumlahnya terbatas, pelayanan sementara hanya diberikan untuk pasien di wilayah Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara, dan Kabupaten Paser.

“Jadi kita sudah bisa membantu rumah sakit sekitarnya untuk di Kaltim. Balikpapan, wilayah Penajam, Grogot bisalah,” ujarnya.,

Sementara untuk daerah lainnya di Kaltim, bisa mendapatkan pemeriksaan COVID-19 di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Saat ini alat TCM juga khusus digunakan untuk Pasien dalam Pengawasan (PDP) COVID-19, tidak untuk pasien umum atau mandiri.

3. Sementara TCM digunakan untuk kepentingan COVID-19

Gambar ilustrasi virus corona (IDN Times/ istimewa)
Gambar ilustrasi virus corona (IDN Times/ istimewa)

Edy menjelaskan, pemeriksaan TCM juga membantu pasien agar tak terlalu lama menunggu hasil pemeriksaan laboratorium yang biasanya dilakukan di Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya atau Jakarta yang bisa menelan waktu sampai 2 minggu.  

"PDP maupun yang positif, maupun yang menunggu hasil laboratorium, supaya tidak menunggu lama kita TCM saja," ujarnya.

Ia mengungkapkan, pemeriksaan TCM hanya memerlukan waktu 45 menit. Jika pasien menjalani pemeriksaan TCM dua kali dan menunjukkan hasil negatif maka pasien sudah boleh pulang.

Artikel ini ditulis oleh Kontributor IDN Times Kaltim M. Hilmansyah

Share Article
Topics
Editorial Team
Mela Hapsari
Septi Riyani Maulida
Mela Hapsari
EditorMela Hapsari

Latest News Kalimantan Timur

See More

Bisa Tinggalkan Trauma, Hindari 5 Kesalahan Komunikasi Ini ke Anak

01 Jun 2026, 19:00 WIBNews