Samarinda, IDN Times - Sebulan terakhir angka kematian pasien positif virus corona atau COVID-19 di Kaltim melonjak tajam. Jumlahnya kini ada 28 kasus. Padahal 1 Juni 2020 lalu hanya 3 pasien saja yang meninggal akibat wabah tersebut.
“Angka kematian itu bukti, virus ini nyata. Buktinya juga ada di laboratorium. Jadi jangan pernah dianggap sepele,” ujar Andi Muhammad Ishak, juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kaltim saat dikonfirmasi pada Rabu (29/7/2020) sore.
