Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Antrean SPBU Berlarut-larut, Gubernur Kaltim Minta Pasokan BBM Dijaga
Ilustrasi antrean BBM di SPBU Gunung Guntur, Balikpapan Tengah, Selasa pagi (20/5/2025). (Dok Istimewa)
  • Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud meminta Hiswana Migas menjaga ketersediaan BBM dan LPG menyusul keluhan antrean panjang di sejumlah SPBU selama beberapa bulan terakhir.
  • Rudy menekankan penyaluran Pertalite dan Solar bersubsidi harus lancar, tepat sasaran, serta stok BBM dan LPG terjaga agar aktivitas masyarakat dan ekonomi tidak terganggu.
  • Wakil Gubernur Seno Aji meminta Pertamina Patra Niaga, Hiswana Migas, dan pemerintah daerah memperkuat koordinasi, menangani kendala pasokan, serta membahas kebutuhan BBM 2027 lebih dini.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Samarinda, IDN Times - Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud meminta Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG tetap aman. Langkah ini diperlukan untuk merespons keluhan masyarakat terkait antrean panjang di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dalam beberapa bulan terakhir.

Penegasan tersebut disampaikan Rudy Mas’ud saat menerima jajaran DPC Hiswana Migas Samarinda di ruang kerjanya, Selasa (20/10/2026).

Rudy mengatakan, kelancaran pasokan energi harus menjadi perhatian bersama agar masyarakat tidak mengalami kesulitan mendapatkan BBM dan LPG.

"Saya dukung penuh rekan-rekan Hiswana. Namun yang paling penting, jangan sampai terjadi kelangkaan BBM dan LPG. Kasihan masyarakat kita,” tegas Rudy dikutip dari akun IG Pemprov Kaltim.

1. Antrean BBM mengganggu perekonomian Kaltim

Ia menilai, antrean kendaraan yang mengular di SPBU tidak hanya membuang waktu, tetapi juga berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat dan menimbulkan keresahan.

Karena itu, Rudy meminta penyaluran BBM bersubsidi, terutama Pertalite dan Solar, berjalan lancar, tepat sasaran, dan tanpa hambatan.

“Antrian yang mengular harus kita respon cepat. Pertalite juga solar harus lancar disalurkan,” ujarnya.

Selain memastikan pasokan BBM, Rudy menekankan pentingnya menjaga ketersediaan LPG di seluruh titik distribusi. Menurutnya, kepastian pasokan energi diperlukan agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa kekhawatiran.

“Pastikan stok BBM dan LPG tetap terjaga di setiap titik distribusi,” tegasnya.

2. Pertamina Patra Niaga diminta menjamin ketersediaan BBM

Kilang Pengolahan Minyak PT Pertamina Balikpapan, Senin (14/9/2026). (IDN TImes/Sri Wibisono)

Sebelumnya, Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji juga meminta PT Pertamina Patra Niaga Region Kalimantan dan Hiswana Migas memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah untuk menjaga ketersediaan BBM dan LPG di Kalimantan Timur.

Seno menyebutkan, usulan kuota BBM Kaltim pada 2026 mencapai 1 juta kiloliter. Namun, setelah melalui pembahasan dan penyesuaian, alokasi yang tersedia masih perlu menjadi perhatian bersama.

“Kuota BBM kita tahun 2026 yang diusulkan sebesar 1 juta kiloliter. Setelah melalui pembahasan dan penyesuaian, kuota yang tersedia masih perlu menjadi perhatian bersama,” kata Seno.

Ia juga meminta agar kebutuhan BBM Kaltim untuk 2027 dibahas sejak dini. Dengan begitu, alokasi yang ditetapkan dapat menyesuaikan kebutuhan masyarakat dan aktivitas ekonomi daerah.

3. Solusi distribusi BBM agar segera diselesaikan

Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, meminta tambahan dana bagi hasil (DBH) bagi Kaltim. (IDN Times / Erik Alfian)

Seno menegaskan, Pertamina Patra Niaga sebagai pelaksana distribusi BBM harus memastikan penyaluran kepada mitra, termasuk Hiswana Migas dan SPBU, berjalan optimal.

Ia meminta setiap kendala pasokan di lapangan segera dicarikan solusi melalui koordinasi agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

Audiensi bersama Gubernur Rudy Mas’ud tersebut dipimpin Ketua DPC Hiswana Migas Samarinda Kartika Rahmawati. Pertemuan itu turut dihadiri pengurus DPC Hiswana Migas Balikpapan dan Senior Manager Operations and Maintenance PT Pertamina Patra Niaga Region Kalimantan, Riki Madyanto.

Hadir pula Kepala DPPKUKM Kaltim Heni Perwaningsih dan Kepala Dinas ESDM Kaltim Bambang Arwanto

Curated For You

Editorial Team

Related Article