Samarinda, IDN Times- Belakangan cairan disinfektan ramai digunakan menangkal virus corona. Hal tersebut dikarenakan efek kandungan klorin dalam cairan pemutih bisa membunuh virus dan bakteri.
Sayangnya, pemakaian bahan kimia itu juga mengundang bahaya, terutama saat disemprotkan ke tubuh. Itu sebab Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Indonesia lewat akun Instagram resminya mengimbau agar cairan itu tak disemprotkan langsung ke tubuh manusia.
“Menyemprot bahan-bahan kimia seperti itu dapat membahayakan jika terkena pakaian atau selaput lendir, contohnya mata dan mulut,” kata WHO Indonesia seperti dilansir dari akun Instagram resminya pada Rabu (1/4).
