Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian Pejabat OIKN Troy Pantouw

Balikpapan, IDN Times - Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur masih menyelidiki penyebab kematian Staf Khusus Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Bidang Komunikasi Publik, Troy Pantouw, yang ditemukan meninggal dunia di Rumah Susun ASN OIKN, Sabtu (25/7/2026).
Kabid Humas Polda Kaltim Komisaris Besar Pol Tedy Sopandi menegaskan, hingga saat ini kepolisian belum dapat menyimpulkan penyebab kematian karena proses penyelidikan dan pemeriksaan masih berlangsung.
"Terkait penyebab meninggalnya pejabat OIKN, saat ini kami masih menunggu hasil penyelidikan serta pemeriksaan dari pihak yang berwenang. Oleh karena itu, kami belum dapat menyampaikan kesimpulan mengenai penyebab kematian sebelum seluruh proses selesai," ujar Tedy kepada IDN Times, Minggu (26/7/2026).
1. Proses penyelidikan kepolisian

Ia meminta masyarakat bersabar dan tidak berspekulasi sembari menunggu hasil penyelidikan. Polda Kaltim, kata dia, akan menyampaikan informasi resmi setelah seluruh proses pemeriksaan selesai.
"Apabila nantinya sudah ada informasi resmi yang telah terverifikasi dan dapat disampaikan kepada publik, kami akan segera menyampaikannya melalui rilis resmi Polda Kaltim," katanya.
2. Kematian mendadak pejabat OIKN

Kepergian Troy Pantouw mengejutkan jajaran OIKN. Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat OIKN, Alimuddin, mengaku masih sempat berkomunikasi dengan almarhum untuk membahas pekerjaan sebelum kabar duka diterimanya.
Menurut Alimuddin, Troy terlihat dalam kondisi baik meski beberapa hari sebelumnya sempat mengeluhkan sakit. Karena itu, kabar meninggalnya dinilai cukup mendadak.
"Saya sempat berkomunikasi dengan almarhum sebelum meninggal mengenai pekerjaan, kemudian mendapat informasi duka ini," ujarnya.
3. Troy sosok yang profesional di bidangnya

Alimuddin mengenang Troy sebagai sosok profesional yang berperan penting dalam komunikasi publik OIKN. Selama bertugas, almarhum aktif menyampaikan perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara kepada masyarakat serta menjalin komunikasi dengan berbagai media lokal maupun nasional.
"Almarhum adalah rekan kerja yang profesional dalam menjalankan tugasnya dan selalu menyampaikan informasi mengenai progres pembangunan IKN kepada masyarakat," kata Alimuddin.
Saat ini jenazah Troy disemayamkan di Rumah Sakit Hermina IKN sebelum diberangkatkan ke Jakarta untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.
"Saat ini sedang disemayamkan di Rumah Sakit Hermina di IKN. Nantinya akan langsung diterbangkan ke keluarga almarhum di Jakarta," tutup Alimuddin.


















