Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Cegah Love Scamming, Rutan Pontianak Rutin Gelar Razia Mendadak

Cegah Love Scamming, Rutan Pontianak Rutin Gelar Razia Mendadak
ilustrasi love scam (pexels.com/RDNE Stock project)

Pontianak, IDN Times - Rutan Kelas IIA Pontianak memastikan tidak ada praktik love scamming maupun penipuan daring yang dilakukan dari dalam rumah tahanan.

Kepastian itu disampaikan setelah pihak rutan menggelar serangkaian razia rutin dan insidentil bersama aparat penegak hukum. Hasilnya, petugas tidak menemukan handphone maupun narkoba di dalam kamar hunian warga binaan.

Love scamming sendiri merupakan modus penipuan berkedok hubungan asmara yang umumnya dilakukan melalui media sosial, aplikasi kencan, atau pesan daring. Pelaku biasanya berpura-pura menjalin hubungan romantis untuk mendapatkan uang, hadiah, atau keuntungan tertentu dari korban.

1. Perketat pengawasan handphone di Rutan

IMG_7496.jpeg
Kepala Rutan Pontianak, Timbul. A. Panjaitan. (IDN Times/Teri).

Kepala Rutan Kelas IIA Pontianak, Timbul A. Panjaitan, mengatakan pengawasan terhadap warga binaan terus diperketat guna mencegah penyalahgunaan alat komunikasi ilegal yang berpotensi digunakan untuk aksi penipuan online.

“Kami sudah melaksanakan apel deklarasi bebas handphone, narkoba, dan pungli yang dilanjutkan dengan sosialisasi kepada warga binaan maupun petugas. Setelah itu kami juga melakukan razia bersama TNI, Polri, BNN, dan petugas rutan untuk memastikan tidak ada handphone maupun aktivitas penipuan di dalam rutan,” ujarnya, Rabu (20/5/2026).

2. Tindak tegas warga binaan yang langgar aturan

love scamming
ilustrasi love scamming (unsplash.com/Kelly Sikkema)

Menurut Timbul, razia dilakukan secara rutin maupun mendadak. Petugas juga langsung mengambil tindakan apabila menemukan warga binaan menggunakan handphone secara sembunyi-sembunyi.

“Kalau petugas melihat warga binaan bermain handphone, langsung diambil. Selain itu, razia terprogram juga rutin dilakukan, baik internal maupun bersama TNI, Polri, dan BNN,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan terbaru, petugas tidak menemukan alat komunikasi ilegal maupun narkoba di dalam blok hunian. Dengan kondisi tersebut, pihak rutan menegaskan tidak ada ruang bagi praktik love scamming atau penipuan online dari balik jeruji.

3. Temukan botol kaca hingga besi

b2e7c2be-deb7-4e48-8840-7c84ac57ff45.jpeg
Kepala Rutan Kelas IIA Pontianak, Timbul Alianyah Panjaitan. (IDN Times/Teri).

Saat razia berlangsung, petugas hanya menemukan sejumlah barang yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan, seperti botol kaca, besi, dan korek api.

“Botol kaca kami khawatirkan bisa dipecahkan menjadi senjata tajam, sedangkan besi dikhawatirkan digunakan untuk melubangi tembok,” jelas Timbul.

Selain razia, pengawasan juga diperkuat melalui tes urine acak terhadap 70 warga binaan dari berbagai blok dan kamar bersama Badan Narkotika Nasional. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh warga binaan negatif narkoba.

4. Perketat pengecekan barang berlapis

love scamming
ilustrasi love scamming (unsplash.com/Priscilla Du Preez)

Untuk mencegah masuknya barang terlarang dari luar, pemeriksaan terhadap pengunjung dilakukan secara ketat dan berlapis, mulai dari pemeriksaan badan hingga pengecekan barang bawaan di sejumlah titik pemeriksaan.

Di sisi lain, pihak rutan juga menyediakan lima unit fasilitas komunikasi resmi bagi warga binaan agar tetap dapat berhubungan dengan keluarga tanpa menggunakan handphone ilegal.

Timbul menegaskan warga binaan yang terbukti menyimpan barang terlarang akan dikenai sanksi tegas, mulai dari tutupan sunyi, pengeselan, hingga pencabutan hak tertentu seperti remisi, pembebasan bersyarat, dan cuti selama satu tahun.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono

Latest News Kalimantan Timur

See More

Cegah Love Scamming, Rutan Pontianak Rutin Gelar Razia Mendadak

20 Mei 2026, 13:00 WIBNews