Pontianak, IDN Times - Aksi demonstrasi Aliansi Generasi Z Revolution di Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Selasa (20/10/2026), tidak hanya diwarnai ketegangan akibat pembakaran ban, namun berujung ricuh.
Perwakilan demonstran juga melontarkan dugaan adanya pemukulan terhadap sejumlah peserta aksi oleh orang yang mereka curigai sebagai intelijen dan kelompok berseragam yang belum diketahui identitasnya. Dugaan kekerasan tersebut memunculkan tuntutan agar insiden diusut secara transparan.
Seruan aksi yang dilakukan oleh kumpulan aliansi mahasiswa di Pontianak ini menyuarakan sejumlah tuntutan. Mulai dari isu kebakaran hutan dan lahan, air bersih, mitigasi bencana, MBG, dan lain sebagainya.
