Gubernur Kalbar akan Buat Regulasi untuk Permudah Ekspor Arwana

Pontianak, IDN Times - Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), Ria Norsan berkomitmen bakal menyiapkan regulasi yang mempermudah para penangkar ikan arwana untuk melakukan ekspor ke luar negeri.
Hal itu disampaikannya saat menghadiri APPS International Arowana Contest 2026 di Pontianak Convention Centre (PCC).
Menurut Norsan, potensi ikan arwana asal Kalimantan Barat sangat besar di pasar internasional, terutama arwana super red asal Kabupaten Kapuas Hulu yang dikenal memiliki kualitas terbaik karena berasal dari habitat aslinya.
1. Ekspor arwana Kalbar capai ratusan ribu ekor

Norsan mengatakan, ekspor arwana dari Kalbar setiap tahun mencapai ratusan ribu ekor. Namun, para penangkar masih menghadapi sejumlah kendala birokrasi dalam proses pengiriman ke luar negeri.
Karena itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat akan menyiapkan regulasi yang lebih berpihak kepada pelaku usaha dan pembudidaya lokal agar proses ekspor menjadi lebih mudah dan efisien.
“Ke depan kita akan buat regulasi yang mempermudah penangkar melakukan ekspor ke luar negeri sehingga mereka tidak merasa khawatir lagi saat mengirim komoditas,” ujar Norsan, Senin (25/5/2026).
2. Gubernur Kalbar apresiasi kontes arwana

Selain itu, Norsan juga mengapresiasi pelaksanaan APPS International Arowana Contest 2026 yang dinilai mampu mengangkat nama Kalimantan Barat di mata dunia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, kontes internasional tersebut tidak hanya menjadi ajang promosi ikan arwana unggulan Kalbar, tetapi juga membuka peluang besar bagi sektor pariwisata, UMKM dan ekonomi kreatif lokal.
“Ini kegiatan yang sangat baik karena memperkenalkan potensi Kalbar ke dunia internasional. Kita harap kegiatan seperti ini terus berlanjut,” katanya.
3. Ratusan arwana dipamerkan di Pontianak

Ajang yang digelar Asosiasi Penangkar dan Pedagang Siluk (APPS) Indonesia bersama Mayin Internasional itu diikuti peserta dari berbagai negara seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Kamboja, Filipina, China, Jepang, Taiwan, Vietnam hingga Hongkong.
Sebanyak 190 ekor arwana super red unggulan asal Kalbar dipamerkan dalam kontes tersebut. Kehadiran ribuan pengunjung selama empat hari pelaksanaan turut memberi dampak positif terhadap perputaran ekonomi masyarakat di Pontianak.
Selain kontes arwana internasional, acara juga diramaikan Festival Oriental yang menghadirkan stan kuliner, pameran industri kreatif hingga hiburan rakyat di area luar PCC.


















