Investasi Balikpapan Tembus Rp18 Triliun pada Triwulan Ketiga

Balikpapan, IDN Times - Hingga triwulan ketiga tahun ini, nilai investasi yang masuk ke Kota Balikpapan menyentuh angka Rp18 triliun. Tahun ini, Balikpapan menargetkan investasi yang masuk menembus Rp20 triliun.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Balikpapan (DPMPTSP), Hasbullah Helmi optimistis, hingga akhir tahun pihaknya mampu merealisasikan target tersebut.
“Sampai akhir Oktober ini, nilai investasi yang masuk sudah mencapai Rp18 triliun. Kami yakin target bisa tercapai dalam waktu dua bulan ini, bahkan melebihi target,” ungkap Helmi.
1. Optimis bisa lampaui target investasi

Pada 2023 lalu, capaian investasi yang masuk Balikpapan mencapai Rp24 triliun. Padahal, pemerintah hanya menargetkan investasi sebesar Rp18 triliun.
“Saya berharap tahun ini juga bisa melebihi Rp24 triliun,” imbuh Helmi.
2. Sektor utama penyumbang investasi

Helmi menerangkan, sejumlah sektor menjadi pendorong utama investasi di Kota Balikpapan, mulai dari fabrikasi, perumahan, UMKM, hingga RDMP Pertamina.
“Untuk sektor fabrikasi sudah selesai pada Mei kemarin. Saat ini yang berkembang adalah perumahan karena memang kebutuhan rumah di Balikpapan cukup tinggi,” jelas mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil ini.
3. UMKM di Balikpapan berkembang pesat

Pemerintah juga mencatat tren pertumbuhan yang signifikan pada sektor UMKM, seiring dengan perkembangan usaha kafe dan restoran di Kota Balikpapan.
Perkembangan sektor UMKM ini ditunjukkan dengan jumlah Nomor Induk Berusaha (NIB). Tercatat, hingga Oktober sudah ada 7.000-an NIB yang diterbitkan oleh DPMPTSP Balikpapan.
Meski tren perkembangan sektor UMKM cukup tinggi, Helmi menyebut proyek perlusan kilang minyak milik Pertamina (RDMP) masih jadi penyumbang terbesar investasi di Balikpapan



















