Samarinda, IDN Times - Industri pengolahan dan pemurnian (smelter) berbasis nikel segera dibangun di Kota Balikpapan dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dengan nilai investasi Rp36,5 triliun.
Wakil Gubernur Provinsi Kaltim Hadi Mulyadi dilaporkan Antara di Samarinda, Selasa, menjelaskan pabrik smelter nikel yang pertama berada di Kota Balikpapan, tepatnya di kawasan Kariangau dengan investasi Rp6,5 triliun oleh PT Mitra Murni Perkasa (MMP).
