Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jangan Diabaikan! Mimpi Berulang Ternyata Bisa Dipicu 5 Hal Ini
ilustrasi mimpi buruk (pexels.com/John-Mark Smith)

Pernah terbangun dari tidur karena mengalami mimpi yang sama berulang kali? Meski hanya berlangsung saat tidur, pengalaman ini sering kali meninggalkan rasa penasaran, cemas, bahkan tidak nyaman.

Mimpi berulang sebenarnya merupakan fenomena yang cukup umum. Dalam banyak kasus, kondisi ini berkaitan dengan pikiran, emosi, hingga kebiasaan sehari-hari. Memahami penyebabnya dapat membantu kamu mengurangi frekuensi mimpi tersebut sekaligus meningkatkan kualitas tidur.

Berikut lima penyebab mimpi yang sama terus muncul beserta cara mengatasinya.

1. Stres yang belum terselesaikan

ilustrasi stres saat bekerja (pexels.com/Yan Krukau)

Stres menjadi salah satu penyebab paling umum munculnya mimpi berulang. Tekanan akibat pekerjaan, hubungan, masalah keluarga, atau persoalan pribadi dapat terus diproses oleh otak saat tidur.

Akibatnya, mimpi dengan tema yang sama, seperti dikejar seseorang, tersesat, atau terjatuh, bisa terus berulang hingga sumber stres tersebut terselesaikan.

Cara mengatasinya: Luangkan waktu untuk relaksasi, berolahraga, bermeditasi, atau berbicara dengan orang yang dipercaya. Jika stres terasa berat dan berkepanjangan, jangan ragu mencari bantuan profesional.

2. Kebiasaan tidur yang kurang sehat

Ilustrasi orang tidur (Pexels.com/Ivan S)

Kebiasaan tidur larut malam, sering begadang, atau terlalu lama menatap layar gawai sebelum tidur dapat mengganggu siklus tidur. Kondisi ini membuat otak bekerja lebih aktif saat fase tidur tertentu sehingga mimpi terasa lebih jelas dan lebih mudah diingat.

Cara mengatasinya: Biasakan tidur dan bangun pada jam yang sama setiap hari. Kurangi penggunaan gawai setidaknya 30 menit sebelum tidur agar tubuh lebih rileks.

3. Emosi yang belum tuntas

ilustrasi merasa emosional (pexels.com/Timur Weber)

Mimpi berulang juga bisa menjadi cerminan emosi yang belum terselesaikan. Perasaan sedih, marah, kecewa, atau rasa kehilangan yang terus dipendam dapat muncul kembali dalam bentuk simbol-simbol tertentu saat tidur.

Cara mengatasinya: Cobalah mengenali dan menerima emosi yang dirasakan. Menulis jurnal, berbicara dengan orang terdekat, atau melakukan konseling dapat membantu mengurangi beban emosional.

4. Terlalu banyak memikirkan sesuatu

ilustrasi menahan emosi (pexels.com/AI25.Studio Studio)

Memikirkan satu masalah secara berlebihan atau overthinking membuat otak terus bekerja, bahkan ketika tubuh sedang beristirahat. Akibatnya, pikiran tersebut dapat terbawa ke dalam mimpi dan terus muncul berulang kali.

Cara mengatasinya: Berikan waktu bagi diri sendiri untuk beristirahat dari berbagai tekanan. Aktivitas seperti olahraga, membaca buku, meditasi, atau melakukan hobi dapat membantu menenangkan pikiran.

5. Pola hidup yang monoton

ilustrasi seorang wanita muda duduk termenung di sofa menyampaikan emosi pemikiran (pexels.com/Liza Summer)

Rutinitas yang itu-itu saja juga dapat memengaruhi isi mimpi. Kurangnya pengalaman atau tantangan baru membuat otak mencari stimulasi melalui mimpi yang berulang.

Cara mengatasinya: Cobalah melakukan aktivitas baru, seperti mempelajari keterampilan baru, mengunjungi tempat yang berbeda, atau mencoba hobi yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Perubahan kecil dalam rutinitas dapat memberikan rangsangan positif bagi otak.

Mimpi yang terus berulang bukan selalu menjadi tanda adanya gangguan serius. Dalam banyak kasus, kondisi ini merupakan respons alami otak terhadap stres, emosi, atau kebiasaan hidup sehari-hari.

Jika mimpi berulang mulai mengganggu kualitas tidur, menimbulkan kecemasan berlebihan, atau berlangsung dalam waktu lama, tidak ada salahnya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan atau psikolog. Dengan mengenali penyebabnya sejak dini, kamu dapat mengambil langkah yang tepat agar tidur kembali nyenyak dan kualitas hidup tetap terjaga.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article