Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Jangan Sampai Terjebak! Ini 5 Kebiasaan yang Membuat Utang Sulit Lunas

Kota Balikpapan
Jangan Sampai Terjebak! Ini 5 Kebiasaan yang Membuat Utang Sulit Lunas
ilustrasi pinjaman, pinjam uang, utang (vecteezy.com/nuttawan jayawan)
Intinya Sih
  • Utang untuk gaya hidup mewah perlu dihindari dengan membedakan kebutuhan dan keinginan, serta membeli barang sesuai kemampuan finansial.
  • Penggunaan kartu kredit tanpa perencanaan dan pinjaman kepada kerabat harus disertai pencatatan pengeluaran, pelunasan tepat waktu, serta kesepakatan pengembalian yang jelas.
  • Menunda cicilan atau mengambil utang baru untuk menutup utang lama dapat memperbesar beban; susun jadwal pembayaran realistis dan evaluasi kondisi keuangan bila utang tak terkendali.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Berutang memang bisa menjadi solusi saat menghadapi kebutuhan mendesak. Namun, jika tidak dikelola dengan bijak, utang justru dapat berubah menjadi beban keuangan yang sulit diatasi.

Banyak orang tanpa sadar memiliki kebiasaan yang membuat jumlah utang terus bertambah. Agar kondisi finansial tetap sehat, berikut lima kebiasaan yang sebaiknya dihindari beserta cara mengatasinya.

1. Utang untuk gaya hidup mewah

ilustrasi gaya hidup mewah, orang kaya
ilustrasi gaya hidup mewah, orang kaya (magnific.com/freepik)

Keinginan memiliki gadget terbaru, pakaian bermerek, atau barang mewah lainnya sering kali membuat seseorang rela berutang. Padahal, memenuhi gaya hidup dengan uang pinjaman hanya akan menambah beban keuangan.

Tips: Bedakan kebutuhan dan keinginan. Belilah barang yang benar-benar diperlukan sesuai kemampuan finansial, bukan demi gengsi atau mengikuti tren.

2. Mengandalkan kartu kredit tanpa perencanaan

ilustrasi melakukan transaksi pakai kartu kredit
ilustrasi melakukan transaksi pakai kartu kredit (pexels.com/Anna Tarazevich)

Kemudahan bertransaksi menggunakan kartu kredit sering membuat orang lupa mengontrol pengeluaran. Jika tagihan tidak dibayar penuh setiap bulan, bunga yang terus berjalan dapat membuat utang semakin besar.

Tips: Catat seluruh pengeluaran, gunakan kartu kredit secara bijak, dan usahakan selalu melunasi tagihan tepat waktu agar tidak terkena bunga yang tinggi.

3. Pinjam uang tanpa pengembalian

ilustrasi kartu kredit
ilustrasi kartu kredit (unsplash.com/Cova Software)

Meminjam uang dari keluarga atau teman memang bisa menjadi solusi cepat. Namun, tanpa komitmen dan rencana pembayaran yang jelas, hubungan baik bisa terganggu karena masalah utang.

Tips: Sebelum meminjam, pastikan memiliki kemampuan untuk mengembalikannya. Buat kesepakatan mengenai waktu pelunasan dan penuhi komitmen tersebut.

4. Menunda pembayaran utang dan berharap akan hilang sendiri

Tumpukan uang kertas rupiah pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu di atas meja
ilustrasi sejumlah uang kertas rupiah Indonesia (unsplash.com/Mufid Majnun)

Menunda pembayaran hanya akan membuat beban utang semakin besar akibat bunga dan denda keterlambatan. Semakin lama ditunda, semakin sulit pula melunasinya.

Tips: Susun jadwal pembayaran yang realistis dan jadikan cicilan sebagai prioritas dalam anggaran bulanan agar utang cepat terselesaikan.

5. Mengutang untuk melunasi utang lain

ilustrasi tagihan medis, medical bill, utang medis, tagihan rumah sakit, biaya kesehatan
ilustrasi tagihan medis, medical bill, utang medis, tagihan rumah sakit, biaya kesehatan (vecteezy.com/Titiwoot Weerawong)

Mengambil pinjaman baru untuk melunasi utang lama mungkin terlihat sebagai jalan keluar. Namun, kebiasaan ini justru dapat memicu debt spiral atau lingkaran utang yang semakin sulit diputus.

Tips: Jika beban utang mulai tidak terkendali, segera evaluasi kondisi keuangan dan pertimbangkan berkonsultasi dengan lembaga atau konsultan keuangan untuk mencari solusi yang tepat.

Berutang bukanlah hal yang salah selama dilakukan secara bijak dan sesuai kemampuan membayar. Dengan menghindari lima kebiasaan di atas, kamu bisa menjaga kondisi keuangan tetap sehat dan terhindar dari masalah utang yang berkepanjangan. Ingat, kebebasan finansial dimulai dari kebiasaan kecil dan keputusan yang tepat setiap hari.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More