Pontianak, IDN Times - Kalimantan Barat (Kalbar) kembali menghadapi ancaman serius kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Hingga musim kemarau tahun 2026, luas lahan yang terbakar diperkirakan telah mencapai sekitar 2.000 hektare, menempatkan Kalbar di peringkat keempat provinsi dengan karhutla terluas di Indonesia.
Wakil Gubernur (Wagub) Kalimantan Barat, Krisantus Kurniawan, mengakui posisi tersebut bukanlah pencapaian yang membanggakan.
Menurutnya, pemerintah daerah justru terus berupaya menekan angka kebakaran melalui penguatan kesiapsiagaan dan percepatan penanganan di daerah-daerah rawan.
“Kalbar saat ini berada di urutan keempat kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. Tentu ini bukan sesuatu yang membanggakan. Kalau peringkat PAD terbesar saya bangga, tetapi kalau peringkat karhutla tentu saya tidak bangga,” ungkap Krisantus, Jumat (7/8/2026).
