Balikpapan, IDN Times - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) berkomitmen untuk mengurangi emisi dari kegiatan lahan hingga 23 juta ton CO2e untuk periode 2019-2020 setelah pengurangan buffer pembalikan.
Jika terus konsisten setiap tahun pada 2030, kata Gubernur Kaltim Isran Noor, Kaltim memberikan kontribusi 164 juta ton CO2e pengurangan emisi ke negara mencapai 33 persen dari total target nasional yang mencapai 485 juta ton CO2e di bawah sektor AFOLU.
“Kaltim memiliki tambahan 18 juta ton CO2e, karenanya Kaltim berencana untuk menjual ER ekstra ke negara donor lain," kata Gubernur Kaltim Isran Noor di akun Instagram Pemprov Kaltim dalam talk show UNFCCC di Glasgow Inggris, Jumat (12/11/2021).
