Kebakaran di Pasar Kasongan Hanguskan 17 Bangunan, Dua Sekolah Hangus

Katingan, IDN Times - Sebanyak 17 bangunan, mulai dari kios, barak, hingga Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Katingan serta tiga ruang kelas Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Badar, hangus terbakar dalam peristiwa kebakaran di Pasar Kasongan, Jalan Bungai, Kelurahan Kasongan Lama, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, Minggu (25/1/2025) malam.
Bupati Katingan Saipul mengatakan, jumlah bangunan terdampak masih bersifat sementara dan berpotensi bertambah seiring pendataan lanjutan di lapangan.
“Data sementara yang kami terima, sekitar 17 bangunan terbakar. Angka ini masih bisa berubah karena proses pendataan masih berjalan,” ujar Saipul diberitakan Antara, Senin (26/1/2026).
1. Dugaan awal penyebab kebakaran

Berdasarkan informasi awal dari Dinas Pemadam Kebakaran, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik di bagian belakang salah satu kios. Api kemudian dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain di sekitarnya.
“Informasi sementara kebakaran akibat korsleting listrik. Namun, penyebab pastinya masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari petugas terkait,” katanya.
Terkait terbakarnya dua bangunan sekolah, Saipul menyebut pemerintah daerah tengah menyiapkan lokasi sementara agar kegiatan belajar mengajar tetap dapat berlangsung.
2. Rapat koordinasi instansi terkait soal bencana

Untuk itu, pemerintah daerah menggelar rapat koordinasi bersama instansi terkait guna menentukan lokasi pengganti yang layak dan aman bagi para siswa.
“Pendidikan tidak boleh terhenti. Kami berupaya mencari solusi terbaik agar proses belajar mengajar tetap berjalan,” tegasnya.
3. Langkah awal penanganan korban kebakaran di Kasongan

Selain itu, Pemkab Katingan bersama masyarakat setempat juga bergerak membantu para korban kebakaran dengan mendirikan posko pengungsian, dapur umum, serta menyalurkan bantuan berupa pakaian layak pakai.
“Saat ini kami masih melakukan pendataan korban secara akurat agar penyaluran bantuan dapat tepat sasaran,” pungkas Saipul.


















