Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Koramil di Penajam Amankan Bom Peninggalan Perang Dunia 2

Koramil di Penajam Amankan Bom Peninggalan Perang Dunia 2
Kapten Inf Marthinus Aluy bersama anggota Babinsa dan warga datangi lokasi penemuan bom (IDN Times/Ervan)
Share Article

Penajam, IDN Times - Koramil 0913-01/Penajam berhasil mengamankan bom jenis torpedo peninggalan zaman perang dunia (PD) 2, Rabu (3/1/2024) pukul 10.40 Wita. Komandan Koramil Penajam Kapten Inf Marthinus Alui memimpin langsung pengamanan bom di sekitar hutan Kelurahan Buluminung Kecamatan Penajam Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Kalimantan Timur (Kaltim). 

Benda berbahaya ini sebelumnya ditemukan tiga orang warga Kelurahan Gunung Steleng di antaranya Yaman, Rey Dendo, dan Yaka Saputra. 

“Kami dari Koramil telah amankan satu buah benda diduga torpedo sisa peninggalan PD 2 merupakan temuan warga bernama Yaman,” kata Marthinus kepada IDN Times ditemui di lokasi penemuan.

1. Warga tak sengaja temukan bom

Benda diduga bom jenis torpedo yang ditemukan warga (IDN Times/Ervan)
Benda diduga bom jenis torpedo yang ditemukan warga (IDN Times/Ervan)

Dari pengakuan warga tadi, bebernya, pada 22 September 2023 lalu sekitar pukul 17.15 Wita, usai mengecek jerat babi hutan tepat di lokasi tersebut. Tanpa sengaja ia menemukan benda diduga bom yang terpendam di dalam tanah dekat pantai di Kelurahan Buluminung. 

Lalu, tambahnya, warga bernama Yaman tadi bersama Rey Dendo dan Yaka Saputra pada 23 September 2023, sekira pukul 14.00 Wita kembali ke lokasi tersebut. Di lokasi itu tiga warga tersebut mengambil dokumentasi, kemudian melakukan penggalian dan menyandarkan benda tadi di pohon.

“Pada 24 September 2023 pukul 14.00 Wita, warga bernama Yaman, Rey Dendo dan Yaka Saputra mendatangi lokasi dan melihat kondisi benda tersebut,” ucap Danramil.

2. Datangi lokasi amankan benda diduga bom

Kapten Inf Marthinus Aluy bersama anggota Babinsa dan warga datangi lokasi penemuan bom (IDN Times/Ervan)
Kapten Inf Marthinus Aluy bersama anggota Babinsa dan warga datangi lokasi penemuan bom (IDN Times/Ervan)

Kemudian pada hari ini, katanya, warga tadi melaporkan penemuan satu benda diduga bom torpedo ke anggota paket Koramil Penajam. Setelah menerima laporan itu, ia selaku Danramil 0913-01/Penajam mengambil langkah-langkah dengan menghubungi warga bernama Yaman.

“Selanjutnya menanyakan penemuan benda tersebut dan merencanakan untuk melihat barang temuan tersebut,” tukasnya.

Koramil Penajam pun langsung melaporkan penemuan tersebut kepada Dandim 0913/PPU Letkol Inf Arfan Affandy. Atas perintah dandim, ia langsung mendatangi lokasi dan mengamankan benda diduga bom serta sekitar lokasi penemuan.

“Dengan ditemani oleh warga penemuan awal, kami langsung mengamankan barang tersebut. Serta melaporkan hasil temuan benda jenis torpedo kepada bapak dandim,” tegas danramil.

3. Lokasi merupakan medan pertempuran

Ranmor Jihandak Kodam Mulawarman datangi lokasi penemuan bom di Penajam (IDN Times/Ervan)
Ranmor Jihandak Kodam Mulawarman datangi lokasi penemuan bom di Penajam (IDN Times/Ervan)

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal pihaknya menduga torpedo itu adalah peninggalan PD 2 dengan panjang 90 cm diameter 80 cm dengan kondisi utuh.

Ia menerangkan, lokasi di wilayah Kecamatan Penajam dan sekitarnya merupakan daerah pertahanan atau medan pertempuran saat terjadi PD 2 antara pasukan sekutu melawan Jepang.

Hal tersebut dibuktikan dengan adanya bukti sejarah berupa benda-benda seperti meriam di Kelurahan Gunung Steleng dan di Kelurahan Jenebora, Penajam.

“Jadi tidak menutup kemungkinan masih banyak benda-benda peninggalan sisa peperangan yang tertimbun tanah. Saat ini Yon Zipur Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) TNI-AD Kodam VI/Mulawarman, akan melakukan pemeriksaan jika membahayakan kemungkinan akan di disposal,” pungkasnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Ervan Masbanjar
Sri Gunawan Wibisono
Ervan Masbanjar
EditorErvan Masbanjar

Latest News Kalimantan Timur

See More

Tiga Kuali Raksasa Mengepul, Bobon Santoso Ubah 1,5 Ton Daging Jadi Rendang

30 Mei 2026, 23:06 WIBNews