Samarinda, IDN Times - Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Timur mendorong penguatan kampung wisata dan berbagai destinasi daerah agar terintegrasi dengan Ibu Kota Nusantara (IKN). Langkah ini dilakukan seiring meningkatnya daya tarik IKN sebagai magnet kunjungan wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri.
Dalam beberapa tahun terakhir, jumlah kunjungan ke IKN terus meningkat. Pada periode libur Idul Fitri 2026 saja, tercatat sebanyak 352.102 orang berkunjung dengan total 80.105 kendaraan yang masuk, mulai dari roda dua, roda empat, hingga bus.
Deputi Kepala BI Kaltim, Bayuadi Hardiyanto, mengatakan potensi tersebut harus diikuti dengan penguatan destinasi wisata di daerah penyangga IKN.
“Perlu dilakukan penguatan terhadap destinasi wisata yang sudah ada, khususnya di wilayah mitra dan penyangga IKN seperti Balikpapan, Samarinda, Kutai Kartanegara, dan daerah lainnya,” ujarnya diberitakan Antara di Samarinda, Sabtu (4/4/2026).
