Samarinda, IDN Times - Berdasarkan data dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) menyebutkan sumbangsih Pekerja Migran Indonesia (PMI) terhadap devisa negara terbilang cukup besar kurang lebih Rp100 miliar pada tahun 2021.
Namun, PMI juga dihadapkan berbagai permasalahan.
Kepala Dinas Kependudukan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKP3A) Kaltim Noryani Sorayalita melalui Kepala Bidang Perlidungan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Junainah mengatakan, data BP2MI pada Mei lalu terdapat 5.168 orang PMI laki-laki dan 7.436 orang PMI perempuan, dan PMI Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) terdapat 20 orang.
"Data ini menunjukkan bahwa mayoritas PMI adalah perempuan," ujarnya pada kegiatan Advokasi Pembentukan Bina Keluarga Pekerja Migran Indonesia (BK-PMI), berlangsung di Hotel Mercure Samarinda dalam akun Instagram Pemprov Kaltim, Kamis (7/7/2022).
