Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Pemprov Kaltim Siapkan Sekolah Khusus untuk Atlet Disabilitas

Pemprov Kaltim Siapkan Sekolah Khusus untuk Atlet Disabilitas
ilustrasi disabilitas (pexels.com/ELEVATE)
Share Article

Samarinda, IDN Times - Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur berkomitmen meningkatkan prestasi atlet penyandang disabilitas melalui rencana pembangunan sekolah olahraga khusus.

Langkah ini diharapkan mampu mencetak atlet berprestasi dari kalangan penyandang disabilitas di tingkat nasional maupun internasional.

1. Aturan dan regulasi pendirian sekolah berbasis sentral olahraga

Atlet paralimpik dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) beraudiensi dengan Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Rabu (7/8/2024). (Dok. Istimewa)
Atlet paralimpik dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) beraudiensi dengan Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Rabu (7/8/2024). (Dok. Istimewa)

Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, AA Bagus Sugiarta, menyampaikan tengah merancang aturan dan regulasi yang memungkinkan pendirian sekolah berbasis sentral olahraga untuk pembinaan bibit atlet disabilitas.

“Kami ingin sekolah ini mampu menjadi wadah pembentukan atlet berprestasi,” ujar Bagus Sugiarta diberitakan Antara, Rabu (30/10/2024).

2. Diskusi dengan NPC Kaltim

Ilustrasi disabilitas (pexels.com/MART PRODUCTION)
Ilustrasi disabilitas (pexels.com/MART PRODUCTION)

Menurut Bagus, Dispora Kaltim telah berdiskusi dengan Ketua National Paralympic Committee (NPC) Kaltim, dan konsep Sekolah Keolahragaan Disabilitas (Skodi) di Solo menjadi salah satu inspirasi. Dengan adanya sekolah ini, atlet disabilitas di Kalimantan Timur diharapkan mendapatkan akses pendidikan dan pelatihan yang terstruktur dan sesuai bidang olahraga yang diminati.

“Untuk memberdayakan atlet disabilitas, kami telah menyiapkan beberapa program yang bertujuan meningkatkan prestasi mereka di bidang olahraga,” tambahnya.

3. Program pembangunan jangka menengah daerah

Atlet paralimpik dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) beraudiensi dengan Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Rabu (7/8/2024). (Dok. Istimewa)
Atlet paralimpik dari Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) beraudiensi dengan Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Rabu (7/8/2024). (Dok. Istimewa)

Program-program ini selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), yang memprioritaskan pembinaan dan pengembangan atlet penyandang disabilitas. Upaya ini juga sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya memberikan perhatian yang setara bagi semua lapisan masyarakat tanpa memandang kondisi fisik.

“Kaltim sudah memiliki sekolah khusus bagi atlet, dan kini tinggal dikembangkan untuk penyandang disabilitas,” tutup Bagus.

Share Article
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono

Latest News Kalimantan Timur

See More

Rahasia Kamar Kos Tetap Rapi, Cukup Punya 9 Barang Ini

28 Mei 2026, 03:00 WIBNews