Balikpapan, IDN Times - Perbankan syariah diperkirakan akan tetap tumbuh di tengah tekanan ekonomi akibat pandemik virus corona atau COVID-19. Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kota Balikpapan, Bimo Apriyanto mengatakan, ekonomi Kota Balikpapan pada tahun 2020 diperkirakan akan tumbuh melambat dibandingkan tahun sebelumnya.
Meski begitu, menurut Bimo, ekonomi syariah diperkirakan masih dapat bertumbuh didukung oleh potensi pasar, baik domestik maupun global serta availibilitas infrastruktur keuangan, potensi demografi, dan letak geografis Kota Balikpapan.
"Dari sisi keuangan, infrastruktur keuangan di Kota Balikpapan tercatat cukup lengkap seperti beroperasinya BUS/UUS, 1 BPRS, 54 BMT/Koperasi Syariah, dan lembaga non keuangan Syariah lainnya seperti pegadaian Syariah, Bank Wakaf Mikro, Baznaz dan lainnya," katanya kepada wartawan dalam dalam webinar, Selasa (4/8/2020).
