Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pertamina Tanggapi Soal Video Diduga Pengalihan BBM Subsidi di Kalbar
Viral diduga tanki pertamina lakukan pemindahan BBM bersubsidi di Kalbar. (IDN Times/istimewa).

Pontianak, IDN Times - Video yang memperlihatkan dugaan pemindahan bahan bakar minyak (BBM) dari mobil tangki milik PT Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga ke mobil tangki swasta viral di media sosial. Aktivitas tersebut diduga terjadi di wilayah Kalimantan Barat dan memicu dugaan adanya pengalihan BBM subsidi untuk kebutuhan industri.

Dalam video yang beredar, terlihat BBM disedot menggunakan mesin pompa yang dibawa mobil pikap. Cairan BBM dipindahkan dari mobil tangki merah putih ke dua mobil tangki putih biru milik PT Putera Petro Borneo

1. Aktivitas diduga pemindahan BBM dilakukan di Kalbar

Viral video tangki Pertamina pindahkan BBM subsidi. (IDN Times/istimewa).

Sejumlah kendaraan yang tampak dalam video di antaranya mobil pikap Grand Max bernomor polisi KB 8973 W, mobil tangki KB 8575 MN dan KB 8247, serta mobil tangki merah putih KB 9330 FP. Hingga kini, belum diketahui secara pasti lokasi aktivitas tersebut. Namun berdasarkan pelat nomor kendaraan yang digunakan, aktivitas itu diduga berlangsung di Kalimantan Barat.

LSelain itu, jenis BBM yang dipindahkan maupun tujuan distribusinya juga belum diketahui. Dalam video tidak terlihat adanya papan informasi ataupun penjelasan resmi terkait aktivitas pemindahan BBM tersebut.

2. Berpotensi pemutusan hubungan kerja

Mobil Pertamina pindahkan BBM ke pick up. (IDN Times/istimewa).

Menanggapi video viral itu, PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan menegaskan komitmennya menjaga integritas distribusi energi serta memastikan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran. Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan pihaknya langsung melakukan investigasi bersama pihak terkait guna menelusuri dugaan pelanggaran distribusi BBM subsidi tersebut.

“Apabila terbukti terdapat pelanggaran, awak mobil tangki (AMT) yang terlibat akan dikenakan sanksi tegas berupa pemutusan hubungan kerja sesuai ketentuan perusahaan. Selain itu, Pertamina juga akan menjatuhkan sanksi administratif kepada perusahaan transportir yang menaungi kendaraan tersebut,” tegas Edi, Sabtu (23/5/2026).

3. Dukung aparat lakukan proses penyelidikan

Pertamina Patra Niaga siapkan satgas Rafi 2026. (IDN Times/Teri).

Pertamina juga mengaku telah berkoordinasi dan melaporkan dugaan tersebut kepada aparat penegak hukum guna mendukung proses penyelidikan lebih lanjut.

“Kami memastikan setiap dugaan penyimpangan akan diproses secara serius. Distribusi BBM merupakan layanan publik yang harus dijalankan sesuai prosedur, tepat sasaran, dan sesuai peruntukannya,” lanjutnya.

Meski demikian, Pertamina memastikan pasokan dan distribusi BBM di Kalimantan Barat tetap berjalan normal. Pengawasan distribusi juga disebut terus diperkuat melalui koordinasi dengan aparat penegak hukum, pemerintah daerah, hingga penerapan Program Subsidi Tepat berbasis QR Code.

Pertamina turut mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam mengawasi distribusi BBM dan mengimbau masyarakat untuk melaporkan dugaan penyimpangan melalui saluran resmi yang tersedia.

Editorial Team