Pertarungan Sengit 8 Ronde, Daud Yordan Kalahkan Petinju Filipina Ador

Daud Yordan mengalahkan petinju Filipina Ador Torres pada ronde kedelapan dalam ajang Back to Champion 2026 di GOR Terpadu Pontianak.
Petinju asal Sukadana, Kayong Utara, itu mempersembahkan kemenangan bagi Kalimantan Barat dan Indonesia, meski menilai persiapannya belum maksimal serta performanya baru sekitar 50 persen.
Atas kemenangan tersebut, Daud menerima bonus Rp1 miliar dari Oesman Sapta Odang dan menyampaikan apresiasi kepada para pendukung, termasuk tokoh serta pemerintah daerah.
Pontianak, IDN Times - Daud Yordan kembali membuktikan ketangguhannya di atas ring. Petinju kebanggaan Kalimantan Barat berhasil mengalahkan petinju Filipina, Ador Torres, setelah melewati pertarungan sengit hingga ronde kedelapan dalam ajang Back to Champion 2026, di GOR Terpadu Pontianak, Sabtu (10/10/2026) malam.
Kemenangan di hadapan publik ini menjadi momen istimewa bagi Daud. Tak hanya sukses menuntaskan duel melawan Torres, petinju berjuluk The Senator tersebut juga mendapat bonus sebesar Rp 1 miliar dari tokoh nasional Oesman Sapta Odang (OSO).
Sejak pertandingan dimulai, Daud langsung tampil agresif. Dia terus melancarkan serangan untuk menekan Torres yang berusaha bertahan dari gempuran pukulan lawannya.
1. Pertandingan berlangsung sengit hingga ronde delapan

Daud Yordan dan Adore Torres bertanding. (IDN Times/Teri). Tekanan Daud terlihat konsisten sejak ronde pertama hingga ronde ketujuh. Meski berada dalam tekanan, Torres tetap berusaha memberikan perlawanan dengan mempertahankan pertahanannya.
Duel pun berlangsung ketat sebelum akhirnya berakhir pada ronde kedelapan dengan kemenangan Daud.
Hasil tersebut sekaligus menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kalimantan Barat. Daud, yang berasal dari Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, kembali menunjukkan kemampuannya dalam membawa nama daerah ke panggung tinju profesional.
2. Daud apresiasi kepada seluruh pihak

DYP Back to Champion 2026 digelar di Pontianak. (IDN Times/Teri). Di balik kemenangan tersebut, Daud tidak lupa menyampaikan apresiasi kepada orang-orang yang telah memberikan dukungan hingga dirinya bisa tampil dalam ajang Back to Champion 2026.
Secara khusus, dia menyampaikan terima kasih kepada Oesman Sapta Odang dan Raja Sapta Oktohari yang dinilai berperan dalam mendukung keikutsertaannya pada pertarungan tersebut.
“Terima kasih kepada ayahanda saya, Oesman Sapta Odang, tokoh nasional dan Kalimantan Barat. Juga kepada Raja Sapta Oktohari, karena beliau saya sampai berada di sini,” ujar Daud.
Dia juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, masyarakat, para tokoh daerah, Ketua DPD RI, serta seluruh anggota DPD RI.
3. Sebut penampilannya kurang maksimal

Daud Yordan menang atas Adore Torres di DYP Back to Champion. (IDN Times/Teri). Bagi Daud, keberhasilan menundukkan Torres bukan sekadar kemenangan di atas ring. Lebih dari itu, hasil tersebut merupakan kebanggaan bersama yang ingin dipersembahkannya untuk daerah dan Tanah Air.
“Ini bukan hanya kemenangan pribadi, tetapi kemenangan Kalimantan Barat dan Indonesia,” tegasnya.
Meski berhasil meraih kemenangan, Daud mengakui persiapannya menjelang pertarungan kali ini belum maksimal. Dia bahkan menyebut penampilannya baru berada di kisaran 50 persen dari kemampuan yang ingin ditunjukkannya.
Daud masih memiliki ambisi untuk tampil lebih baik dalam pertarungan berikutnya. Dia juga membuka kemungkinan kembali naik ring untuk menghadapi lawan yang lebih besar, termasuk petinju legendaris Filipina yang juga berstatus senator.
4. Dapat bonus dari Oso Rp1 Miliar

Adore Torres bertekuk lutut usai kalahkan Daud Yordan. (IDN Times/Teri). Penampilan Daud yang berujung kemenangan mendapat apresiasi dari berbagai tokoh yang hadir dalam gelaran tersebut. Salah satunya Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, yang menyampaikan bahwa dirinya mendapat amanah langsung dari OSO untuk menyerahkan bonus kepada sang petinju.
Bonus senilai Rp 1 miliar itu diberikan sebagai bentuk penghargaan atas kemenangan Daud dalam pertarungan melawan Ador Torres.
“Sesuai amanah orang tua kita, H Oesman Sapta Odang, atas kemenangan Daud Yordan, beliau mengamanahkan kepada saya untuk memberikan Rp 1 miliar,” kata Ria Norsan.
Apresiasi juga disampaikan Raja Sapta Oktohari. Dia menilai pencapaian Daud menjadi kebanggaan bagi Kalimantan Barat sekaligus bukti bahwa putra daerah mampu bersaing dan mengharumkan nama Indonesia.
“Daud menunjukkan putra Kalimantan Barat yang membanggakan Indonesia. Kita menunggu Daud Yordan lainnya dari Kalimantan Barat,” tukasnya.
Kemenangan atas Ador Torres menambah catatan penting dalam perjalanan karier profesional Daud Yordan.





















