Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Praktik Cashback di Pelabuhan Kariangau, Kejari Panggil Operator

Praktik Cashback di Pelabuhan Kariangau, Kejari Panggil Operator
INVESTIGASI : Praktik cashback terjadi di Pelabuhan penyeberangan Balikpapan-PPU(IDN Times/dok)
Share Article

Balikpapan, IDN Times - Aktivitas pengkondisian muatan di pelabuhan penyeberangan bongkar muat di Dermaga Feri Balikpapan-Penajam Paser Utara (PPU) yang belakangan ini terungkap, kini menarik perhatian pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Balikpapan. Maraknya permainan praktik cashback dalam kegiatan itu menjadi sorotan, karena ada dugaan yang menyebut jika beberapa pihak di sana telah bermain curang. 

Dari informasi yang diterima oleh IDN Times, dikatakan bahwa Kejari Balikpapan pun melakukan pemanggilan terhadap operator-operator terkait adanya laporan mengenai praktik cashback yang terjadi di Pelabuhan Feri Kariangau. Kasi Pidana Khusus Kejari Balikpapan Indra Rivani menuturkan, pihaknya melakukan penyelidikan atas perkara penyalahgunaan wewenang di pelabuhan fery penyeberangan.

"Untuk sementara kami kami masih dalam tahap penyelidikan. Jadi kami belum bisa berbicara banyak karena baru beberapa yang kami periksa," ujarnya, saat ditemui siang tadi di Kantor Kejari Balikpapan, Senin (25/10/2021).

1. Dua operator terima panggilan

Kasi Pidsus Kejari Balikpapan Indra Rivani (IDN Times)
Kasi Pidsus Kejari Balikpapan Indra Rivani (IDN Times)

Dalam proses penyelidikan ini, kata Indra, pihaknya telah memanggil dua pihak operator yang ada di Dermaga feri Kariangau untuk menjalani pemeriksaan. Namun yang baru datang memenuhi panggilan dari Kejari Balikpapan baru satu pihak operator. 

Secara garis besar, dirinya kembali menegaskan, kejaksaan mendalami apakah tindakan operator ini berpotensi menyebabkan kerugian negara. 

"Kalau memang ada kerugian, kami akan naikkan ke tahap selanjutnya," ucapnya.

2. Minimal dua alat bukti terpenuhi

Ilustrasi (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi (IDN Times/Mardya Shakti)

Selain itu, Indra menegaskan, ada beberapa indikator yang dapat melanjutkan persoalan ini ke tahap selanjutnya. Minimal jika selama masa pemeriksaan ditemukan dua alat bukti pendukung, maka perkara ini dapat naik status ke tahap pendalaman.

Sementara itu, dirinya juga mengatakan, akan memeriksa pihak terkait lainnya, dalam hal ini regulator dan Dinas Perhubungan (Dishub). 

Sedangkan pemeriksaan sebelumnya yang sempat berjalan kepada Dishub Provinsi dan BPTD juga sedang dalam penyelidikan.

"Jadi kemarin itu masih tahap data full bucket di intel, sekarang sudah naik ke penyelidikan khusus. Makanya nanti ke depan kita lihat saja nanti, akan kami infokan juga ke teman-teman media," terangnya.

3. Kilas balik perkara praktik cashback di dermaga penyeberangan

Ilustrasi kapal (IDN Times/Sukma Shakti)
Ilustrasi kapal (IDN Times/Sukma Shakti)

Persoalan praktik cashback ini sendiri terungkap pada bulan Juli 2021, lalu di mana awak media mendapat informasi jika praktik ini sudah berjalan lama di Dermaga Feri Kariangau. Dalam prosesnya, diduga ada keterlibatan antara pihak operator, calo, bahkan isu mengenai oknum BPTD Kaltim-Kaltara yang juga bermain dalam mengatur produksi angkutan di sana. 

Setelah yang di Balikpapan terungkap, tak lama di Penajam Paser Utara (PPU) pun ditemukan hal serupa. Yakni pengaturan angkutan kendaraan yang hendak menyeberang ke Balikpapan. Ada dugaan permainan cashback itu membuat angka produksi kendaraan di Pelabuhan Feri Kariangau dimanipulasi. Selain itu ada juga sejumlah truk ditemukan tanpa dilengkapi tiket.

Dijelaskannya, Undang-Undang (UU) Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat mengatur soal pengaturan tarif. Namun dalam prosesnya, tarif itu harus ditentukan oleh regulator. Meski kebanyakan yang ditemukan karena adanya kesepakatan bersama dengan asosiasi yang menaungi pelaku usaha atau operator. Namun, Sistem cashback itu berpotensi melanggar Pasal 20 UU Nomor 5/1999, khususnya terkait upaya jual rugi dan/atau penetapan harga yang sangat rendah.

Share Article
Editorial Team

Latest News Kalimantan Timur

See More