Balikpapan, IDN Times - Bertambah lagi pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal di Balikpapan. Kini jumlahnya ada sembilan orang. Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 sekaligus Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi menyampaikan rasa duka cita atas petaka itu. PDP meninggal tersebut berjenis kelamin laki-laki dan masuk dengan keluhan sesak napas. Ia memiliki penyakit bawaan tuberculosis atau TB paru.
"Satu pasien PDP hari ini meninggal dunia di RS Kanujoso usia masih sangat muda 22 tahun, hasil pemeriksaan swab belum didapatkan dari BBLK Surabaya. Pemakamannya berdasarkan protokol COVID-19," kata Rizal saat jumpa pers di halaman Kantor Wali Kota Balikpapan, Jumat (15/5).
