Samarinda, IDN Times - Kinerja investasi Kaltim pada triwulan pertama 2020 alami kontraksi sebesar 49,8 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu (year on year/yoy). Sebelumnya investasi bisa mencapai Rp35,62 triliun pada 2019, namun pada tahun ini hanya bisa Rp4,64 triliun saja. Salah satu penyebabnya adalah gempuran pandemik virus corona atau COVID-19.
“Sebagian besar para pemegang modal memang menahan diri untuk berinvestasi,” ujar Muhammad Sabani, sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltim saat dikonfirmasi pada Jumat (21/8/2020) sore.