SMPN 2 Samarinda Terbakar, Pemkot Pastikan Aktivitas Tetap Normal

Samarinda, IDN Times - Wali Kota Samarinda, Andi Harun, terus memantau bencana kebakaran menimpa SMPN 2 Samarinda. Pemerintah kota memastikan kegiatan belajar mengajar (KBM) tetap berlangsung meski sebagian fasilitas sekolah terdampak.
Andi Harun menggelar rapat koordinasi bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta jajaran terkait untuk merumuskan solusi cepat.
“Segera kita rapatkan. Yang pasti kegiatan belajar mengajar tidak boleh berhenti. Kita siapkan solusi sementara, sementara area yang terbakar akan segera dibangun kembali karena ini kondisi darurat,” tegasnya dalam keterangan tertulis, Rabu (1/4/2026).
1. Kebakaran di lembaga pendidikan menjadi perhatian

Ia menegaskan, keberlangsungan pendidikan menjadi prioritas utama yang tidak bisa ditunda dalam kondisi darurat.
“Suka tidak suka, yang terpenting saat ini adalah memastikan KBM tetap berjalan,” ujarnya.
Untuk menjaga proses belajar tetap berlangsung, Pemkot Samarinda menyiapkan sejumlah opsi, termasuk penggunaan fasilitas alternatif dengan meminjam atau menyewa gedung.
“Opsi pinjam atau sewa gedung akan kami bahas bersama Disdikbud dan jajaran pemerintah kota,” jelasnya.
2. Penanganan dampak negatif kebakaran

Selain itu, pemerintah juga tengah mengkaji skema pembiayaan guna mempercepat penanganan dampak kebakaran, termasuk kemungkinan pergeseran anggaran untuk kebutuhan mendesak.
Menurut Andi Harun, langkah tersebut sejalan dengan arahan pemerintah pusat yang menekankan pentingnya menjaga pelayanan publik, khususnya di sektor pendidikan dan kesehatan.
“Dalam kondisi efisiensi, pelayanan publik tetap harus menjadi prioritas, terutama pendidikan dan kesehatan,” katanya.
3. Pembangunan sekolah yang rusak menjadi prioritas

Pemkot Samarinda memastikan pembangunan kembali fasilitas sekolah yang terdampak akan segera dilakukan, sehingga aktivitas belajar dapat kembali normal dalam waktu dekat.


















