Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

Stok Beras di Samarinda Aman hingga 2025, Bulog Pastikan Harga Stabil

Ilustrasi stok beras untuk persediaan selama momen Natal 2024 dan tahun baru 2025 (Nataru). (IDNTimes/Tunggul Damarjati)
Ilustrasi stok beras untuk persediaan selama momen Natal 2024 dan tahun baru 2025 (Nataru). (IDNTimes/Tunggul Damarjati)

Samarinda, IDN Times – Bulog memastikan stok beras di Kota Samarinda aman hingga akhir 2025. Saat ini, terdapat cadangan sekitar 8.900 ton beras medium yang tersimpan di gudang Bulog wilayah setempat.

Kepala Cabang Bulog Samarinda, Adi Januar, mengatakan sempat muncul kekhawatiran masyarakat soal ketersediaan dan kualitas beras di pasaran. Namun, ia menegaskan stok masih cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga enam bulan ke depan.

“Dari total 8.900 ton, sebanyak 1.016 ton sudah tersalurkan atau sekitar 86 persen dari target,” jelas Adi diberitakan Antara, Senin (25/8/2025).

1. Distribusi beras Bulog

Direktur Utama Perum Bulog Wahyu Suparyono memastikan stok beras untuk persediaan selama momen Natal 2024 dan tahun baru 2025 (Nataru). (IDNTimes/Tunggul Damarjati)
Direktur Utama Perum Bulog Wahyu Suparyono memastikan stok beras untuk persediaan selama momen Natal 2024 dan tahun baru 2025 (Nataru). (IDNTimes/Tunggul Damarjati)

Distribusi beras Bulog dilakukan melalui beberapa jalur, mulai dari program pangan murah di kelurahan, penyaluran lewat pengecer, Koperasi Merah Putih, hingga pasar modern.
“Pasar modern juga sudah bisa menjual beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga (SPHP), dengan mekanisme yang diatur melalui petunjuk teknis,” tambahnya.

2. Harga beras dipastikan stabil

Ilustrasi stok beras di Bulog. (Dok. IDN Times/istimewa)
Ilustrasi stok beras di Bulog. (Dok. IDN Times/istimewa)

Terkait harga, Adi memastikan tetap stabil. Untuk wilayah distribusi II, termasuk Samarinda, harga beras medium Bulog dipatok Rp11.300 per kilogram, dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp13.100 per kilogram atau sekitar Rp65.500 per sak 5 kilogram. Di pasar murah, harga bahkan bisa lebih rendah, yakni sekitar Rp55.000 per sak 5 kilogram.

3. Kualitas beras premium jadi sorotan

Penampakan stok beras di gudang Perum Bulog (Dok. Bulog).
Penampakan stok beras di gudang Perum Bulog (Dok. Bulog).

Meski stok dan harga terjaga, kualitas beras premium masih jadi sorotan. Dari hasil uji terhadap 17 merek beras premium di pasaran, hanya satu merek yang memenuhi standar. Sebanyak 16 merek lainnya dinyatakan tidak sesuai ketentuan.

Dengan kondisi tersebut, Bulog mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir dan tetap mengandalkan beras medium yang disalurkan.
“Stok yang tersedia cukup untuk menjaga pasokan sepanjang tahun,” tegas Adi.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono
Follow Us