Pertamina Percepat Distribusi Pertalite ke Kapuas Hulu dan Sekadau

- Pertamina Patra Niaga Kalimantan mempercepat dan memprioritaskan distribusi Pertalite ke Kapuas Hulu serta Sekadau untuk menjaga ketersediaan BBM di tengah kenaikan kebutuhan dan musim kemarau.
- Pasokan ke Putussibau diperkuat dari Integrated Terminal Pontianak melalui skema Reguler, Alternatif, dan Emergency, sementara suplai Sekadau juga dioptimalkan dari terminal tersebut.
- Pertamina memantau stok SPBU, menyesuaikan volume serta jadwal pengiriman, dan mengimbau masyarakat membeli Pertalite sesuai kebutuhan melalui penyalur resmi.
Pontianak, IDN Times - Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan mempercepat sekaligus memprioritaskan distribusi Pertalite ke Kabupaten Kapuas Hulu dan Sekadau, Kalimantan Barat (Kalbar).
Langkah ini dilakukan untuk menjaga ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di tengah kebutuhan masyarakat yang meningkat dan kondisi musim kemarau yang turut memengaruhi mobilisasi distribusi.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan pola suplai BBM terus disesuaikan dengan kondisi jalur distribusi, stok, serta kebutuhan di masing-masing wilayah.
“Kami memahami kebutuhan masyarakat di Kapuas Hulu dan Sekadau. Karena itu, Pertamina memprioritaskan dan mempercepat pengiriman Pertalite ke lembaga penyalur resmi dengan melakukan penyesuaian pola suplai agar distribusi dapat berjalan lebih optimal,” kata Edi, Rabu (12/8/2026).
1. Pertamina prioritaskan wilayah yang membutuhkan

Pertamina percepat pendistribusian BBM di Kalbar. (IDN Times/istimewa). Untuk Kapuas Hulu, Pertamina memperkuat pola suplai menuju Putussibau. Sebelumnya, wilayah tersebut mendapat pasokan dari Fuel Terminal Sintang. Kini, Pertamina melakukan penyesuaian melalui pola suplai Reguler, Alternatif, dan Emergency (RAE).
Dalam skema tersebut, pengiriman Pertalite ke Putussibau diperkuat dari Integrated Terminal Pontianak. Sementara suplai Pertalite untuk wilayah Sekadau juga dioptimalkan dari terminal yang sama.
Menurut Edi, penyesuaian titik dan pola suplai dilakukan untuk mempercepat mobilisasi BBM, terutama ke wilayah yang membutuhkan waktu distribusi lebih panjang.
“Penyesuaian pola dan titik suplai ini merupakan bagian dari upaya Pertamina untuk mempercepat mobilisasi BBM menuju wilayah yang membutuhkan. Kami terus memonitor pergerakan stok di setiap lembaga penyalur dan memprioritaskan pengiriman, terutama menuju wilayah dengan jarak distribusi yang lebih jauh,” jelasnya.
2. Selalu pantau stok BBM di tiap SPBU

Suplai BBM di Hulu Kalbar dipercepat. (IDN Times/istimewa). Pertamina juga terus memantau stok dan kebutuhan di setiap SPBU. Volume serta jadwal pengiriman dapat disesuaikan berdasarkan kondisi di lapangan.
Koordinasi dilakukan bersama pengelola SPBU, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan terkait untuk memastikan distribusi tetap berjalan serta pelayanan kepada masyarakat terjaga.
Pertamina turut merespons antrean yang terjadi di sejumlah SPBU. Pelayanan bersama pengelola SPBU dan aparat terus dioptimalkan agar pengisian BBM berlangsung tertib dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat maupun arus lalu lintas.
3. Pastikan suplai terus berjalan

ilustrasi BBM (IDN Times/Aditya Pratama) Pertamina menegaskan, SPBU dan lembaga penyalur resmi merupakan titik penyaluran BBM kepada konsumen. Adapun harga Pertalite di kios atau titik penjualan di luar lembaga penyalur resmi bukan merupakan harga yang ditetapkan Pertamina.
“Fokus kami adalah memastikan suplai ke lembaga penyalur resmi terus berjalan. Pertamina akan terus melakukan percepatan dan penyesuaian distribusi sesuai kebutuhan di lapangan agar masyarakat dapat memperoleh BBM melalui lembaga penyalur resmi,” tambah Edi.
Pertamina mengimbau masyarakat membeli BBM sesuai kebutuhan dan peruntukannya serta menggunakan layanan dari lembaga penyalur resmi. Pembelian secara bijak dinilai dapat membantu menjaga ketersediaan BBM bagi masyarakat lainnya.
Informasi terkait produk dan layanan Pertamina dapat diperoleh melalui Pertamina Customer Solutions 135 yang beroperasi selama 24 jam, serta kanal media sosial resmi Pertamina Patra Niaga dan Pertamina 135.



















