Tak Pernah Diucapkan, Ini Isi Hati Anak yang Sering Terabaikan Orang Tua

Tidak semua perasaan anak dapat dipahami sepenuhnya oleh orang tua. Meski telah berupaya memberikan kasih sayang terbaik, tak jarang ada hal-hal yang dirasakan anak namun tidak pernah mereka ungkapkan secara langsung.
Di balik sikap yang terlihat baik-baik saja, banyak anak sebenarnya menyimpan harapan sederhana terhadap orang tuanya. Harapan ini kerap hanya terucap dalam hati, tetapi memiliki makna besar bagi tumbuh kembang emosional mereka.
Berikut sejumlah “permintaan diam” anak yang penting untuk dipahami orang tua:
1. Anak berharap mendapat kasih sayang dari orang tuanya, ia selalu membatin "cintailah aku sepenuh hatimu"

2. "Jangan marahi aku di khalayak orang ramai." Anak cuma minta itu agar dirinya tetap baik-baik saja

3. "Jangan bandingkan aku dengan saudara atau orang lain." Sudah pastinya anak tidak suka dibandingkan

4. Kadang orang tua memarahi anak tanpa ada kejelasan, anak pun membatin "ayah dan bunda jangan lupa, aku adalah fotocopimu."

5. "Umurku makin bertambah, jangan selalu anggap aku anak kecil." Karena seorang anak ingin mencoba untuk dewasa

6. Orang tua tidak harus memarahi anak jika berbuat kesalahan, karena anak selalu membatin "biarkan aku mencoba, tapi beritahu aku apabila salah."

7. "Jangan ungkit-ungkit kesalahanku." Anak merasa tidak percaya diri kalau dirinya banyak kesalahan

8. "Jangan memarahiku dengan mengatakan hal-hal buruk, bukankah apa yang keluar dari mulutmu sebagai orang tua adalah doa bagiku?"

9. "Mohon berilah penjelasan kenapa aku tidak boleh melakukan sesuatu, bukan hanya dengan kata Jangan."

10. "Ayah dan ibu, tolong jangan rusak mentalku dengan selalu kalian bentak-bentak aku tiap hari."

11. "Jangan seret aku ke dalam masalahmu yang gak ada kaitannya denganku, kau marah sama yang lain, aku imbasnya."

12. "Aku ingin kau menyayangiku sepenuhnya, karena hanya kaulah yang ada di dalam hidupku."

Di atas merupakan permintaan anak yang sesunguhnya, yang jarang mereka ucapkan kepada orang tuanya, dan itu artinya bentuk kasih sayang mereka kepada orang tuanya, mereka memastikan apakah dirinya berharga untuk orang tuanya.
Kita sebagai orang tua, mari renungkan permintaan mereka tersebut, agar kita bisa jadi orang tua yang lebih peka terhadap anak kita sendiri.


















