Balikpapan, IDN Times - Per 10 Juni lalu terjadi kenaikan kembali kasus COVID-19 di DKI Jakarta. Kendati di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim) hal serupa tak terjadi, namun Pemerintah Kota Balikpapan tetap berupaya mencegah dan meminta masyarakat waspada.
Terlebih saat ramainya informasi beredar tentang mutasi Omicron. Seperti diketahui, subvarian BA4 dan BA5 telah ditemukan di Indonesia. Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty mengungkapkan, terkait hal ini pemerintah daerah harus meningkatkan lagi kewaspadaan terhadap penularan COVID-19.
"Karena secara kasus memang ada peningkatan di daerah-daerah tertentu. Khususnya Jawa-Bali," tutur Dio, sapaan Andi Sri Juliarty, Selasa (14/6/2022).
