Tiga Kuali Raksasa Mengepul, Bobon Santoso Ubah 1,5 Ton Daging Jadi Rendang

Kubu Raya, IDN Times - Youtuber dan konten kreator kuliner ternama, Bobon Santoso, kembali mencuri perhatian lewat aksi memasak dalam skala besar di Masjid Ismuhu Yahya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Sabtu (30/5/2026).
Dalam rangka perayaan Iduladha 2026, Bobon bersama tim mengolah sekitar 1,5 ton daging sapi kurban menjadi rendang menggunakan tiga kuali raksasa. Kegiatan tersebut langsung menarik antusiasme masyarakat.
Sejak siang hari, ribuan warga memadati area masjid untuk menyaksikan proses memasak rendang yang dilakukan secara terbuka. Banyak di antara mereka rela datang lebih awal demi melihat langsung aksi sang kreator kuliner yang dikenal dengan konten masak jumbo tersebut.
1. Masak 1,5 ton daging sapi kurban

Bobon mengungkapkan, kegiatan masak besar di Kalimantan Barat bukan kali pertama dilakukannya. Namun, kolaborasi bersama Masjid Ismuhu Yahya menjadi pengalaman perdana di wilayah Pontianak dan Kubu Raya.
“Untuk kegiatan kali ini di Pontianak bukan yang pertama di Kalbar, tapi kalau bersama masjid ini yang pertama kalinya. Dan kali ini jumlah yang kita masak sangat banyak,” kata Bobon.
Mengusung tema Idul Adha, Bobon memilih rendang sebagai menu utama. Selain menggunakan 1,5 ton daging sapi kurban, komposisi bumbu juga disesuaikan dengan selera masyarakat Kalimantan Barat agar cita rasanya lebih akrab di lidah warga setempat.
“Masih bertema Idul Adha, kita masak 1,5 ton daging untuk rendang. Bumbunya juga kita sesuaikan dengan lidah masyarakat Pontianak, karena setiap daerah di Indonesia punya karakter rasa yang berbeda,” ujarnya.
2. Bisa buat 5.000 porsi

Menurut Bobon, rendang yang dimasak berpotensi menghasilkan lebih dari 5.000 porsi jika disajikan bersama nasi. Namun, panitia memilih membagikannya dalam bentuk kemasan berisi daging rendang kepada para penerima manfaat.
Sebanyak 2.500 paket rendang disalurkan kepada guru ngaji, santri, anak yatim, mualaf, warga sekitar, hingga masyarakat lintas agama yang telah terdata sebelumnya.
Antusiasme warga terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Salah satunya Sulastri (46), yang mengaku sengaja datang untuk menyaksikan langsung idolanya memasak menggunakan kuali berukuran raksasa.
“Sudah sangat menunggu, memang saya nantikan. Senang sekali, luar biasa. Semoga masjid-masjid lain juga bisa mengundang Bobon Santoso,” ujarnya.
Tak hanya menonton, Sulastri juga berkesempatan ikut mengaduk rendang bersama Bobon. Pengalaman tersebut diakuinya menjadi momen yang tak terlupakan.
“Berat sekali penyedoknya. Senang banget bisa masak bareng Bobon Santoso, idola saya,” katanya.
3. Pembagian daging kurban dikemas berbeda

Sementara itu, Ketua Pelaksana Acara, Ozy, mengatakan konsep pembagian kurban tahun ini sengaja dibuat berbeda. Jika biasanya daging kurban dibagikan dalam kondisi mentah, panitia memilih mengolahnya terlebih dahulu menjadi rendang agar lebih praktis dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
“Tahun ini Ismuhu Yahya membuat sesuatu yang berbeda. Supaya masyarakat ramai datang ke masjid, kita datangkan Bobon Santoso untuk masak besar,” ujarnya.
Ozy menambahkan, konsep masak besar bersama Bobon Santoso akan terus dikembangkan dan berpotensi menjadi agenda rutin dalam perayaan Iduladha di Masjid Ismuhu Yahya pada tahun-tahun mendatang.


















