Veddriq Raih Emas Dunia, Wali Kota: Inspirasi Atlet Muda Pontianak

Pontianak, IDN Times - Keberhasilan atlet panjat tebing asal Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), Veddriq Leonardo, merebut medali emas nomor speed putra pada World Climbing Series Chamonix 2026 mendapat apresiasi dari Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono.
Menurutnya, capaian tersebut menjadi kebanggaan bagi Kota Pontianak sekaligus bukti bahwa Indonesia masih menjadi kekuatan utama di nomor speed dunia.
Edi menyampaikan ucapan selamat atas prestasi yang kembali ditorehkan Veddriq di ajang internasional.
1. Veddriq banggakan Pontianak

Ia menilai kemenangan tersebut menunjukkan konsistensi atlet berjuluk Manusia Kilat itu dalam bersaing di level tertinggi.
“Selamat kepada Veddriq Leonardo yang kembali meraih prestasi terbaik di kejuaraan dunia. Ini menunjukkan bahwa panjat tebing speed Indonesia tetap menjadi kekuatan yang sangat membanggakan,” ungkap Edi, Rabu (15/7/2026).
2. Motivasi atlet lain di Pontianak

Edi berharap keberhasilan Veddriq tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Pontianak, tetapi juga mampu membangkitkan semangat generasi muda untuk menekuni olahraga dan berprestasi hingga tingkat internasional.
“Semoga prestasi beliau menjadi inspirasi bagi anak-anak muda di Pontianak untuk terus berlatih, berani bermimpi, dan mengharumkan nama daerah maupun Indonesia,” katanya.
3. Pemkot Pontianak terus membina atlet dengan berbagai program

Edi juga menegaskan Pemerintah Kota Pontianak terus mendukung pembinaan atlet melalui berbagai program latihan dan kompetisi.
Menurutnya, pembinaan olahraga di Pontianak berjalan positif, terlebih menjelang pelaksanaan Festival Olahraga Provinsi (Forprov).
“Perkembangan atlet di Pontianak cukup baik. Program latihan terus berjalan dan berbagai kejuaraan juga menjadi bagian dari pembinaan. Kami berharap akan lahir lebih banyak atlet berprestasi seperti Veddriq,” ucapnya.
Sebelumnya, Veddriq Leonardo sukses meraih medali emas nomor speed putra pada World Climbing Series Chamonix 2026. Gelar tersebut menjadi podium tertinggi pertamanya sejak tampil di Olimpiade, sekaligus menandai kebangkitannya setelah sempat dibekap cedera.
Prestasi itu semakin menegaskan posisi Veddriq sebagai salah satu atlet panjat tebing tercepat di dunia sekaligus mengharumkan nama Indonesia dan Kota Pontianak di panggung olahraga internasional.
















