Disambut Hangat Suporter, Kablan N'Goma Jadi Senjata Baru Borneo FC

- Borneo FC memulai TC di Yogyakarta hingga akhir Agustus dengan 31 pemain untuk membangun kekompakan, mematangkan strategi, dan menyiapkan skuad menuju Super League 2026/2027.
- Perombakan skuad terjadi setelah 15 pemain dilepas; rekrutan baru asal Prancis, Kablan Davy N'Goma, mengaku cepat beradaptasi berkat sambutan pemain dan staf.
- Kablan memanfaatkan TC untuk membangun chemistry serta memahami sepak bola Indonesia, sambil mengapresiasi dukungan suporter yang ia rasakan selama latihan di Samarinda.
Samarinda, IDN Times - Borneo FC Samarinda resmi memulai pemusatan latihan (training center/TC) di Yogyakarta sebagai bagian dari persiapan menghadapi Super League musim 2026/2027. Latihan perdana berlangsung di Lapangan Yogyakarta International School (YIS) di bawah arahan pelatih kepala Mauro Jeronimo.
Sebanyak 31 pemain diboyong ke Kota Pelajar untuk mengikuti program TC yang dijadwalkan berlangsung hingga akhir Agustus. Pemusatan latihan ini difokuskan untuk meningkatkan kekompakan tim, mematangkan strategi, serta memperkuat kesiapan skuad sebelum kompetisi resmi bergulir.
1. Bomber baru Borneo FC dari Prancis

TC kali ini digelar di tengah perombakan besar-besaran skuad Pesut Etam. Sebanyak 15 pemain yang musim lalu membawa Borneo FC finis di posisi kedua klasemen akhir telah dilepas, sehingga mayoritas pemain saat ini merupakan wajah baru.
Salah satu rekrutan anyar yang mencuri perhatian adalah penyerang sayap asal Prancis, Kablan Davy N'Goma. Pemain kelahiran 30 Oktober 1995 itu mengaku menikmati hari-hari pertamanya bersama Borneo FC dan merasa cepat beradaptasi dengan lingkungan baru.
"Saya merasa sangat baik. Saya sangat senang berada di sini. Para pemain dan staf menyambut saya dengan sangat baik. Adaptasi saya berjalan dengan baik dan setiap hari saya merasa lebih nyaman bersama tim," ujar Kablan dalam website Borneo FC.
2. Adaptasi pemain bersama Borneo FC

Sebagai pemain yang baru pertama kali berkarier di sepak bola Indonesia, Kablan menyadari proses adaptasi menjadi hal yang penting. Menurutnya, masa TC merupakan kesempatan terbaik untuk membangun chemistry dengan rekan setim sekaligus memahami karakter permainan di kompetisi Indonesia.
"Untuk TC ini, saya hanya ingin bekerja keras dan membangun hubungan dengan rekan-rekan setim saya. Itulah hal yang paling penting. Sisanya akan datang secara alami," katanya.
3. Apresiasi hangat dari suporter Borneo FC

Kablan juga menyampaikan apresiasi kepada suporter Borneo FC yang telah memberikan sambutan hangat sejak dirinya bergabung. Selama sekitar 10 hari menjalani latihan di Samarinda sebelum bertolak ke Yogyakarta, ia mengaku merasakan dukungan luar biasa dari para pendukung Pesut Etam.
"Saya sangat senang dengan apa yang diperlihatkan suporter kepada saya dan tim. Terima kasih atas sambutan dan dukungan yang luar biasa. Saya tidak sabar bertemu kalian di stadion saat pertandingan nanti," ungkapnya.
Manajemen Borneo FC berharap program TC selama hampir satu bulan di Yogyakarta mampu membentuk tim yang semakin solid. Dengan persiapan yang maksimal, Pesut Etam menargetkan tampil kompetitif dan melanjutkan tren positif pada Super League musim 2026/2027.













