Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Suka Jajan saat Traveling? Jangan Abaikan 6 Hal Penting Ini!

Kota Samarinda
4 min read
Suka Jajan saat Traveling? Jangan Abaikan 6 Hal Penting Ini!
Salah satu stand UMKM yang menjajakan kuliner saat event MotoGP Mandalika 2026. (IDN Times/Muhammad Nasir)
  • Wisatawan perlu memeriksa kehalalan, bahan, serta potensi alergi atau pantangan sebelum memesan, dengan bertanya kepada pelayan dan membaca ulasan.
  • Pengalaman kuliner dapat terganggu oleh antrean, tempat makan tidak nyaman, atau cara penyajian berbeda; pilih jam sepi, cek fasilitas, dan pelajari kebiasaan makan lokal.
  • Anggaran makan perlu disiapkan sebelum perjalanan, termasuk mengecek nilai tukar, memeriksa harga menu, dan menyediakan dana cadangan 10–20 persen.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Liburan rasanya belum lengkap tanpa mencicipi kuliner khas daerah yang dikunjungi. Mulai dari jajanan kaki lima hingga makanan legendaris, berburu makanan menjadi salah satu cara untuk mengenal budaya dan kebiasaan masyarakat setempat.

Namun, pengalaman kulineran saat liburan tidak selalu berjalan sesuai harapan. Antrean panjang, tempat makan yang kurang nyaman, hingga harga makanan di luar anggaran bisa membuat momen bersantap terasa kurang menyenangkan.

Agar pengalaman mencicipi makanan selama perjalanan tetap berkesan, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan. Berikut enam hal yang bisa membuat pengalaman kulineran saat liburan kurang maksimal.

  1. 1. Lupa cek kehalalan makanan

    ilustrasi kuliner rumahan
    ilustrasi kuliner rumahan (pexels.com/Desmond Lim, Chef)

    Bagi wisatawan muslim, memastikan kehalalan makanan menjadi hal penting sebelum memesan hidangan, terutama saat berlibur ke luar negeri.

    Jangan ragu bertanya kepada pelayan mengenai bahan yang digunakan atau mencari informasi tentang sertifikasi halal restoran. Kamu juga bisa membaca ulasan pengunjung untuk mendapatkan gambaran sebelum datang.

    Dengan mencari informasi terlebih dahulu, kamu bisa menikmati kuliner dengan lebih tenang tanpa khawatir soal bahan makanan yang dikonsumsi.

  2. 2. Asyik ngobrol hingga lupa nikmatin makanan

    7P 12.jpg
    DoubleTree by Hilton Jakarta – Diponegoro Hadirkan 7 Paintings, Pengalaman Bersantap Imersif yang Memadukan Seni dan Kuliner

    Makan bersama teman atau keluarga memang menyenangkan. Selain bisa berbagi cerita, kamu juga dapat memesan beberapa hidangan untuk dicicipi bersama.

    Namun, terlalu asyik mengobrol terkadang membuat kamu kurang memperhatikan rasa dan tekstur makanan yang disajikan. Apalagi jika hidangan tersebut merupakan kuliner khas yang sulit ditemukan di tempat lain.

    Sesekali, luangkan waktu untuk benar-benar menikmati makanan yang dipesan. Dengan begitu, kamu bisa merasakan pengalaman kuliner yang lebih berkesan sekaligus tetap menikmati kebersamaan.

  3. 3. Makan di tempat gak nyaman

    Suasana kedai makanan pinggir jalan perkotaan di Vietnam yang ramai dikunjungi pembeli
    Ilustrasi suasana berburu kuliner street food lokal di Vietnam. (pexels.com/Tuan Vy)

    Kuliner populer biasanya menarik banyak pengunjung, terutama saat musim liburan. Akibatnya, kamu mungkin harus mengantre cukup lama untuk mendapatkan makanan.

    Selain antrean, kondisi tempat makan juga perlu diperhatikan. Tidak semua tempat menyediakan area duduk yang memadai, terutama kedai kaki lima yang ramai pengunjung.

    Sebelum datang, cari tahu jam kunjungan yang lebih lengang dan fasilitas yang tersedia. Jika memungkinkan, pilih waktu di luar jam makan utama agar kamu bisa menikmati hidangan dengan lebih nyaman.

  4. 4. Penyajian ribet bikin kurang nyaman

    Add a heading - 6.png
    Future Menu 2026 hadirkan tren kuliner lokal kegemaran Gen Z (Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum)

    Setiap daerah dan negara memiliki kebiasaan makan yang berbeda. Ada tempat yang menggunakan sendok dan garpu, sementara tempat lainnya lebih umum menggunakan sumpit atau memiliki aturan tertentu saat menyantap hidangan.

    Perbedaan ini bisa menjadi pengalaman baru, tetapi mungkin terasa kurang nyaman bagi sebagian wisatawan.

    Untuk mengatasinya, kamu bisa mencari tahu cara makan yang umum digunakan di destinasi tujuan sebelum berkunjung. Jika merasa lebih nyaman menikmati makanan di tempat lain, tanyakan apakah hidangan tersebut bisa dibungkus untuk dibawa pulang.

  5. 5. Khawatir dengan alergi serta ga cocok bahan makanan

    Add a heading - 8.png
    Future Menu 2026 hadirkan tren kuliner lokal kegemaran Gen Z (Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum)

    Kuliner di setiap negara memiliki ciri khas tersendiri, termasuk penggunaan bumbu, saus, dan bahan tambahan. Meski nama makanannya sama, rasa dan komposisinya bisa berbeda dari hidangan serupa di Indonesia.

    Karena itu, penting untuk mencari tahu bahan makanan sebelum memesan, terutama jika kamu memiliki alergi atau pantangan tertentu.

    Jangan hanya mengandalkan nama menu. Tanyakan langsung kepada pelayan mengenai bahan yang digunakan dan sampaikan alergi secara jelas. Langkah ini membantu kamu memilih hidangan yang sesuai dengan kebutuhan.

  6. 6. Kaget dengan harga makanan

    Yummy Hadirkan Masakpora di Pestapora 2026, Bawa Pengalaman Kuliner Interaktif
    Masakpora mempertemukan chef, kreator, dan pengunjung melalui pengalaman kuliner di Pestapora 2026. (Dok. IDN 2026)

    Mencicipi makanan khas memang menjadi salah satu daya tarik saat liburan. Namun, terlalu bersemangat berburu kuliner tanpa memperhitungkan biaya bisa membuat pengeluaran membengkak.

    Sebelum berangkat, tentukan anggaran khusus untuk makan dan minum. Jika berlibur ke luar negeri, periksa nilai tukar mata uang agar lebih mudah memperkirakan biaya yang harus dikeluarkan.

    Kamu juga bisa menyediakan dana cadangan sekitar 10–20 persen dari anggaran kuliner sebagai antisipasi pengeluaran tambahan. Pastikan pula memeriksa harga pada menu sebelum memesan, terutama jika informasi harga tidak dicantumkan dengan jelas.

    Kulineran saat liburan bukan sekadar mengisi perut, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengenal cita rasa dan budaya baru. Dengan mencari informasi, memilih tempat makan yang nyaman, serta menyiapkan anggaran, kamu bisa menikmati pengalaman kuliner tanpa banyak kendala.

    Jadi, sebelum berangkat berburu makanan khas di destinasi liburan berikutnya, pastikan kamu sudah menyiapkan semuanya agar perjalanan semakin menyenangkan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More