Comscore Tracker

Legenda Asal Nama Danau Lipan yang ada di Kalimantan Timur

Konon, ada kerajaan dengan puteri super cantik

Ada banyak cerita dan legenda yang tersebar di berbagai tempat di Indonesia. Salah satunya legenda Danau Lipan yang ada di Kalimantan Timur. Danau ini terletak di Kecamatan Muara Kaman, sekitar 120 kilometer dari Tenggarong, Kutai Kartanegara.

Konon, ada sebuah kerajaan ini mempunyai seorang putri yang sangat cantik. Putri ini bernama Putri Aji Berdarah Putih. Hal ini disebutkan bahwa ketika sang putri sedang memakan sirih, maka air sepah yang ditelannya sejenak berubah warna menjadi merah saat mengalir. Kecantikan putri pun tak lama tersebar hingga seantero wilayah bahkan hingga ke negeri China.

1. Kecantikan puteri tersebar hingga China

Legenda Asal Nama Danau Lipan yang ada di Kalimantan Timuralkisahrakyat.blogspot

Kecantikan sang puteri tersebar hingga ke daratan China. Seorang raja dari China kemudian datang untuk melihat sang puteri. Tak lama kemudian sang raja dari China sampai di kerajaan puteri. Sambutan meriah pun dimulai dengan diiringi tarian – tarian.

Ada berbagai jenis makanan yang disajikan serta nyanyian indah yang membuat seisi kerajaan semakin meriah. Sang raja pun gembira dan menyukai sambutan dari sang putri. Sebenarnya sang putri sudah tahu jika kehadiran raja dari China itu bertujuan untuk mempersuntingnya. 

Baca Juga: Asal Mula Nama Pulau Derawan di Kalimantan Timur

2. Puteri menolak lamaran raja dari china

Legenda Asal Nama Danau Lipan yang ada di Kalimantan Timurinstagram.com/tasyakamila

Dengan cara sang raja menyantap makanan membuat sang putri risau. Hal ini dikarenakan cara makan sang raja yang tidak jauh berbeda dengan binatang. Sang puteri merasa jijik dan tidak menyukai raja itu.

Sang putri pun langsung menolak lamaran sang raja. Sontak seketika sang raja marah. Imbas dari kemarahan sang raja membuatnya memanggil panglima perang untuk menyerang kerajaan sang putri aji berdarah putih.

3. Terjadi pertempuran

Legenda Asal Nama Danau Lipan yang ada di Kalimantan Timur.daerahkita.com

Ketika seluruh lingkungan istana sedang dalam emosi yang tinggi, maka pertempuran tidak dapat dihindari. Hal ini membuat kerjsaan sang putri dikepung oleh ribuan tentara sang raja. Menghadapi tekanan dari sang raja, kerajaan putri pun tak mau kalah. Makin lama peperangan berlangsung putri pun juga semakin cemas. Hal ini didasari karena jumlah prajurit dari putri tak bisa menandingi prajurit China yang begitu besar.

Akibat makin meluasnya peperangan membuat sang putri tidak tinggal diam. Sebagai putri titisan raja sakti, dia mengambil  kinang dari wadahnya. Sang putri mengunyah sirih sambil mengucapkan mantera. Disemburkannya sirih sirih itu ke dalam tanah. Tak lama kemudian sirih itu berubah menjadi ribuan lipan ganas dan membabat habis tentara China.

Dalam waktu sekejap tentara China habis diserang oleh lipan yang ganas. Setelah itu kekalahan sang raja tak bisa dihindari. Raja melarikan diri ke laut bersama sisa – sisa tentaranya. Namun lipan – lipan ini tetap mengejar sang raja hingga ke laut. Perahu mereka pun tenggelam dan menewaskan seluruh pasukan beserta sang raja. Kini tempat pertempuran itu dikenal dengan sebutan danau lipan.

Inilah tentang legenda danau lipan. Legenda yang mengisahkan tentang putri melawan raja dari china yang marah lamarannya ditolak.

Baca Juga: Berkunjung ke Museum Kayu Tuah Himba di Tenggarong

Topic:

  • Linggauni

Berita Terkini Lainnya