Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Ecosystem
IDN Signature Events
For
You

UMKM Lokal IKN Unjuk Gigi di Event Nasional

Salah satu tenant UMKM lokal IKN yang ramai dipadati peserta REI di KIPP (IDN Times/Ervan)
Salah satu tenant UMKM lokal IKN yang ramai dipadati peserta REI di KIPP (IDN Times/Ervan)

Penajam, IDN Times - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus membuka ruang bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal untuk unjuk potensi. Mereka kembali dilibatkan dalam dua agenda nasional yang berlangsung di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, yakni kunjungan lebih dari 500 anggota Real Estat Indonesia (REI) dan ajang lari Swissotel Nusantara Run 2025 yang diikuti lebih dari 1.300 peserta dari seluruh Indonesia, bahkan luar negeri.

Kedua acara ini digelar pada Jumat (16/5/2025) dan Minggu (18/5/2025), menjadi momentum strategis bagi UMKM lokal untuk memperkenalkan produk unggulan kepada masyarakat luas.

“Pelibatan UMKM ini adalah bentuk nyata pemberdayaan masyarakat di wilayah deliniasi IKN. Kami ingin UMKM lokal tidak hanya dibina, tetapi juga diberi panggung dalam event berskala besar,” ujar Deputi Bidang Sosial, Budaya, dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita IKN Alimuddin, bersama Direktur Pemberdayaan Masyarakat Conrita Ermanto, di Sepaku, Senin (19/5/2025).

1. Fasilitasi hingga ke pemasaran

Salah satu tenant UMKM lokal IKN yang ramai dipadati peserta REI di KIPP (IDN Times/Ervan)
Salah satu tenant UMKM lokal IKN yang ramai dipadati peserta REI di KIPP (IDN Times/Ervan)

Conrita menjelaskan, dukungan terhadap UMKM tidak hanya dalam bentuk pelatihan, tetapi juga pada tahap hilir berupa fasilitasi pemasaran melalui event nasional hingga internasional.

“Di kegiatan REI, pelaku UMKM difasilitasi oleh Bank Tabungan Negara (BTN) dalam penyediaan tenant. Sementara di ajang Swissotel Nusantara Run 2025, mereka mendapatkan lokasi tenant secara gratis dari Swissotel,” ungkap Conrita.

Conrita menegaskan, sinergi dengan sektor perbankan dan swasta menjadi kunci dalam mendorong kemajuan UMKM. Karena itu, Otorita IKN terus mendorong kolaborasi lintas sektor demi membuka akses pasar, pembinaan, hingga permodalan.

“Tujuannya agar produk lokal makin dikenal dan UMKM kita bisa naik kelas,” jelasnya.

2. UMKM jadi salah satu kunjungan prioritas

Tenant UMKM lokal IKN yang ramaikan swissotel Nusantara Run 2025 (IDN Times/Ervan)
Tenant UMKM lokal IKN yang ramaikan swissotel Nusantara Run 2025 (IDN Times/Ervan)

Ia menyebutkan, produk-produk yang ditampilkan mencakup kuliner, kerajinan tangan, hingga fesyen khas Nusantara. Keterlibatan UMKM juga membuktikan bahwa pembangunan IKN tidak hanya soal infrastruktur, tapi juga mengangkat ekonomi kerakyatan.

Salah satu pelaku UMKM, Ety, mengaku antusias bisa berpartisipasi dalam agenda-agenda besar di IKN. Menurutnya, pelibatan UMKM bukan sekadar membuka lapak, tapi juga membuka masa depan.

“Ini langkah awal penting. Produk kami jadi lebih dikenal dan kami merasa jadi bagian dari pembangunan IKN, bukan sekadar penonton,” ujar Ety.

3. Libatkan kembali UMKM lokal di setiap event

General Manager Swissotel Nusantara, Chrestian Pesik (IDN Times/Ervan)
General Manager Swissotel Nusantara, Chrestian Pesik (IDN Times/Ervan)

General Manager Swissotel Nusantara, Chrestian Pesik, menyatakan bahwa pihaknya secara khusus mengundang pelaku UMKM dalam acara Nusantara Run sebagai bentuk dukungan nyata terhadap produk lokal IKN.

“Ada sekitar 1.300 peserta dari seluruh Indonesia, bahkan dari luar negeri. Ini kesempatan besar untuk mengenalkan produk UMKM ke level yang lebih luas,” katanya.

Swissotel, lanjutnya, berencana menggelar kegiatan serupa setiap tiga bulan sekali hingga akhir tahun 2025 dan tetap melibatkan UMKM lokal.

“Kami siapkan fasilitas tenant secara gratis. Ini bentuk dukungan kami untuk pertumbuhan UMKM di Nusantara,” tutupnya.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ervan Masbanjar
Sri Gunawan Wibisono
Ervan Masbanjar
EditorErvan Masbanjar
Follow Us