Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Sungai di Kalsel Merendam Lahan Sawah di Hulu Sungai Tengah

Sungai di Kalsel Merendam Lahan Sawah di Hulu Sungai Tengah
ilustrasi banjir (IDN Times/Esti Suryani)
Share Article

Banjarmasin, IDN Times - Sungai Benawa dan Sungai Layuh meluap sehingga merendam lahan sawah di Kecamatan Batu Benawa pinggiran Pegunungan Meratus Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Selasa (2/1/2024).

Dalam laporan Antara, luapan Sungai Benawa sudah tiga kali terjadi selama kurun waktu satu bulan terakhir yang melanda Kabupaten HST yang merupakan sentra pertanian itu.

1. Luapan sungai merendam bibit padi

Ilustrasi area persawahan di Kecamatan Juwiring, Klaten. (IDN Times/Larasati Rey)
Ilustrasi area persawahan di Kecamatan Juwiring, Klaten. (IDN Times/Larasati Rey)

Luapan sungai tersebut merendam bibit padi yang baru tanam, serta menghanyutkan "Taradak" (anakan padi yang siap tanam) sehingga sebagian petani alami keterlambatan bercocok tanam. Selain itu, beberapa kawasan terendam, seperti Jalan Kamasan dan Jalan Ulama, serta sebagian Pasar Murakata.

Sementara itu, Ketua Posko Meratus Kecamatan Hantakan Kabupaten HST Kasman Susanto mengungkapkan banjir sungai tersebut kembali menerjang jembatan darurat di Desa Alat Kecamatan Hantakan.

2. Air bah merusak jembatan masyarakat

ilustrasi banjir (IDN Times/Nathan Manaloe)
ilustrasi banjir (IDN Times/Nathan Manaloe)

Air bah merusak jembatan sementara milik masyarakat. 

"Padahal sesudah terjangan baah (banjir) pada 7 Desember lalu, masyarakat setempat memperbaiki. Tapi baru sekitar lima jam selesai perbaikan baah kembali menerjang," ujar Kasman.

Diketahui, tiga kali banjir terakhir tidak sedahsyat bencana banjir pada Januari 2021 yang menimbulkan dampak cukup parah, seperti sejumlah lahan padi siap panen tertimbun lumpur atau "Bulanak".

3. Banjir menghanyutkan rumah penduduk

ilustrasi banjir (IDN Times/Nathan Manaloe)
ilustrasi banjir (IDN Times/Nathan Manaloe)

Bencana banjir pada 2021 menghanyutkan rumah penduduk di Desa Alat serta merusak sejumlah jembatan gantung yang hingga saat ini belum  ada perbaikan.

Dalam kurun waktu satu bulan terakhir, banjir melanda "Bumi Murakata" Kabupaten HST, yaitu 7 dan 31 Desember lalu atau saat malam Tahun Baru, dan 2 Januari 2024.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono

Latest News Kalimantan Timur

See More

Oknum Satlantas Diduga Pungli, Kapolresta Pontianak Langsung Turun Tangan

06 Jun 2026, 17:58 WIBNews