Andi Muhammad Ishak, juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kaltim (IDN Times/Yuda Almerio)
Informasi dihimpun IDN Times dari klaster pemkot ada 4 pegawai terkonfirmasi positif. Namun salah satu di antara ketiganya pada 22 Juli 2020 lalu dilaporkan meninggal dunia, berjenis kelamin perempuan dengan usia 45 tahun. Selanjutnya klaster pemprov, ada 20 orang dinyatakan terjangkit corona. Namun sayang, satu dari pasien klaster tersebut meninggal dunia hari ini, Jumat, 24 Juli 2020. Jenis kelaminnya pria 53 tahun. Lalu ada KT2 dengan 16 pasien positif COVID-19 dan terakhir BNN Kaltim dengan 6 orang terjangkit corona. Sejauh ini pejabat yang terkonfirmasi positif di lingkungan Pemprov Kaltim ialah Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltim, Didi Rusdiansyah.
“Semua klaster yang ada di Samarinda ini merupakan bentuk dari transmisi lokal. Totalnya ada 9 klaster. Empat di antaranya berasal dari pemerintahan,” tuturnya.