Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Akses Pedalaman Terbuka, Jalan Tering–Ujoh Bilang Resmi Beroperasi

Ilustrasi jalan protokol licin akibat ceceran tanah  liat  saat pembangunan (IDN Times/Ervan)
Ilustrasi jalan protokol licin akibat ceceran tanah liat saat pembangunan (IDN Times/Ervan)

Kubar, IDN Times - Pada hari pertama kunjungan kerjanya ke wilayah barat Benua Etam, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud meresmikan paket pembangunan Jalan Tering (Kabupaten Kutai Barat)–Ujoh Bilang (Kabupaten Mahakam Ulu), Selasa (6/1/2026).

Setibanya di Melak, Kabupaten Kutai Barat, Gubernur Rudy bersama Anggota Komisi VI DPR RI sekaligus Ketua TP PKK Kaltim Sarifah Suraidah Harum dan Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud disambut langsung oleh Bupati Kutai Barat Frederick Edwin beserta istri Maria Christina Mozes, Wakil Bupati H. Nanang Adriani beserta istri, serta jajaran Forkopimda Kutai Barat.

Jalan Tering–Ujoh Bilang yang diresmikan tersebut memiliki panjang efektif 28,325 kilometer dengan panjang efisien 19,280 kilometer, mencakup empat segmen utama. Ruas jalan ini menjadi penghubung strategis antarwilayah Kutai Barat dan Mahakam Ulu.

1. Komitmen Pemprov Kaltim dalam pembangunan infrastruktur

Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud.
Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud memberikan keterangan kepada wartawan terkait kemungkinan penyusutan transfer ke daerah dari pusat. (IDN Times/Erik Alfian)

Gubernur Rudy menegaskan, pembangunan jalan tersebut merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam menghadirkan infrastruktur yang merata, berkeadilan, dan langsung menyentuh kebutuhan masyarakat di wilayah pedalaman.

“Pembangunan ini memperkuat konektivitas antara Kutai Barat dan Mahakam Ulu, sekaligus membuka akses menuju pusat-pusat pelayanan publik dan pertumbuhan ekonomi,” ujar Gubernur dalam akun IG Pemprov Kaltim.

2. Mobilitas masyarakat semakin lancar

Ilustrasi pembangunan jalan tani. (IDN Times/Ervan)
Ilustrasi pembangunan jalan. (IDN Times/Ervan)

Dengan tersambungnya akses jalan ini, lanjutnya, mobilitas masyarakat diharapkan semakin lancar, waktu tempuh menjadi lebih singkat, serta biaya transportasi dapat ditekan. Dampaknya, kesejahteraan masyarakat di wilayah sekitar akan meningkat.

“Jalan ini diharapkan mampu memperlancar distribusi hasil pertanian, perkebunan, serta potensi sumber daya lokal, sehingga mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi baru di kawasan pedalaman,” ungkapnya.

3. Pemerataan pembangunan di kawasan Kaltim

Ilustrasi pembangunan jalan.
Ilustrasi pembangunan jalan (Dok. Khaerul Anwar)

Pembangunan infrastruktur di wilayah pedalaman, kata Gubernur Harum, merupakan bagian dari strategi Pemerintah Provinsi Kaltim untuk memastikan pembangunan tidak hanya terpusat di perkotaan, tetapi dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Kalimantan Timur.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan Jalan Tering–Ujoh Bilang tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pelaksana teknis di lapangan, serta dukungan masyarakat. Adapun pembangunan ruas jalan tersebut dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kaltim untuk segmen 1, 2, 3, dan 4.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono
Follow Us

Latest News Kalimantan Timur

See More

UMK PPU 2026 Naik 5,66 Persen, Resmi Tembus Rp4,18 Juta

07 Jan 2026, 20:34 WIBNews