Awas, Pencurian Marak Incar Masjid di PPU, Aki dan Genset Jadi BB

Penajam, IDN Times - Dua pria berinisial WY (28) dan YI (23) ditangkap aparat Polsek Waru, Polres Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, setelah terbukti melakukan pencurian di dua masjid berbeda di Kecamatan Waru.
Kapolres PPU AKBP Supriyanto melalui Kapolsek Waru IPTU Herwin mengatakan, WY dan YI bukanlah komplotan, meski sama-sama mencuri perlengkapan masjid. WY diketahui mencuri aki penghubung speaker di Masjid Al-Muhajirin, sedangkan YI menggasak genset milik Masjid Darussyafaah.
"Kedua tersangka saat ini telah diamankan dan sedang menjalani proses hukum lebih lanjut," ujar Herwin kepada IDN Times, Minggu (9/3/2025).
1. Dilaporkan dalam dua kejadian berbeda

Herwin menjelaskan, kasus pencurian pertama terjadi pada 14 Februari 2025. Pengurus Masjid Al-Muhajirin mendapati aki masjid yang sehari sebelumnya masih ada, tiba-tiba hilang.
Sementara itu, pencurian kedua terjadi pada 25 Februari 2025 di Masjid Darussyafaah. Sebuah genset warna biru yang biasa digunakan untuk operasional masjid, raib dari gudang penyimpanan. Pengurus masjid sempat mencari tahu keberadaan genset tersebut, namun tidak ada warga yang meminjam atau mengetahui keberadaannya.
"Akibat kejadian ini, total kerugian material mencapai jutaan rupiah. Aki senilai Rp1.250.000 dan genset Rp1.500.000," jelas Herwin.
2. Akibatkan kerugian materiil jutaan rupiah

Setelah menerima laporan dari kedua masjid, Polsek Waru bergerak cepat melakukan penyelidikan, olah tempat kejadian perkara (TKP), serta memeriksa saksi-saksi. Hasilnya, polisi berhasil mengidentifikasi pelaku dan mengamankan barang bukti hasil curian.
"Keduanya sudah kami periksa secara intensif dan kasus ini kini dilimpahkan ke Satuan Reskrim Polres PPU untuk penyelidikan lanjutan," ujar Herwin.
Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian, dengan ancaman hukuman penjara maksimal lima tahun.
3. Dua tersangka teridentifikasi mencuri

Kapolsek Waru IPTU Herwin mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap aksi pencurian dan segera melapor ke polisi jika menemukan hal mencurigakan di lingkungan sekitar.
"Kami terus berupaya menjaga keamanan warga, khususnya di Kecamatan Waru dan Kabupaten Penajam Paser Utara secara umum," pungkasnya.



















