Samarinda, IDN Times - Kota Balikpapan mencatat inflasi sebesar 0,27 persen secara bulanan (month to month/mtm) pada Mei 2026. Kenaikan harga tiket pesawat, solar, dan pelumas kendaraan menjadi faktor utama yang mendorong inflasi di kota tersebut.
Sebaliknya, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mengalami deflasi sebesar 0,06 persen (mtm) seiring meningkatnya pasokan sejumlah komoditas pangan di pasaran.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Balikpapan, Robi Ariadi, mengatakan kenaikan harga tiket pesawat dipengaruhi penambahan fuel surcharge atau biaya tambahan bahan bakar oleh maskapai penerbangan yang mulai berlaku pada 13 Mei 2026.
“Kenaikan harga tiket terjadi di tengah tingginya permintaan selama dua periode libur panjang pada Mei,” ujar Robi dilaporkan Antara.
