Andi Muhammad Ishak, juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kaltim (IDN Times/Yuda Almerio)
Adanya penambahan kasus ini tentu menambah tren buruk kasus COVID-19 di Kaltim sepanjang Juli 2020. Genap sepekan namun pasien terkonfirmasi positif sudah ada 85 orang. Tak hanya itu dari kasus ini juga tercatat 4 meninggal dunia. Tiga di antaranya terkonfirmasi positif dalam dua hari terakhir. Salah satunya dari Kutai Kartanegara (Kukar). Pasien pria 68 tahun, masuk kategori pasien dalam pengawasan (PDP) dengan keluhan demam dan sesak napas.
“Pasien punya komorbid (penyakit penyerta) jantung. Pada 1 Juli 2020 berobat ke RSUD IA Moeis. Keesokannya kondisi pasien memburuk sehingga dilakukan pengambilan swab. Pasien meninggal pukul 18.00 Wita. Terkonfirmasi positif COVID-19 pada 7 Juli 2020 ini,” jelasnya.
Berikutnya pasien dari Samarinda. Pria, 54 tahun. PDP dengan keluhan demam, batuk, dan sesak napas. Memiliki komorbid diabetes melitus. Pada 26 Juni 2020 dirujuk ke RSUD IA Moeis dan dilakukan rawat inap. Pada 5 Juli 2020 kondisi pasien memburuk dan meninggal dunia pukul 06.00 WITA. Juga terkonfirmasi positif COVID-19 pada 7 Juli 2020.
“Kedua kasus pasien meninggal ini juga merupakan dua dari enam pasien terkonfirmasi positif virus corona di Kaltim pada 7 Juli 2020,” imbuhnya.