Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Bukan Sekadar Hiburan, Ini Alasan Musik Ampuh Mengubah Suasana Hati

Wanita mendengarkan musik.
Ilustrasi Alasan Mendengarkan Musik Bisa Mengubah Suasana Hati secara Instan. (pexels.com/BOOM Photography)

Pernahkah suasana hati berubah hanya dalam hitungan detik setelah sebuah lagu diputar? Musik mampu membuat seseorang tiba-tiba merasa tenang, bersemangat, bahkan meneteskan air mata tanpa alasan yang jelas. Fenomena ini dialami banyak orang dari berbagai usia dan latar belakang. Musik seolah memiliki jalur langsung menuju perasaan, tanpa perlu banyak kata.

Dari sudut pandang psikologi, musik bukan sekadar hiburan. Musik merupakan stimulus emosional yang kuat bagi otak. Irama, melodi, dan lirik bekerja bersamaan memengaruhi sistem saraf, emosi, serta memori. Karena itu, satu lagu yang tepat mampu mengubah suasana hati secara instan, bahkan sebelum disadari.

Ada sejumlah alasan mengapa mendengarkan musik dapat memengaruhi suasana hati dengan cepat.

1. Musik langsung mempengaruhi sistem emosi di otak

Ilustrasi ritual harian agar kamu lebih mudah masuk ke mode relaksasi.
Ilustrasi ritual harian agar kamu lebih mudah masuk ke mode relaksasi. (pexels.com/Tirachard Kumtanom)

Saat musik diputar, otak mengaktifkan area yang berkaitan dengan emosi, terutama sistem limbik. Bagian otak ini berperan dalam mengatur perasaan senang, sedih, takut, dan nyaman. Tak heran jika musik mampu memicu respons emosional secara cepat, bahkan tanpa disadari sepenuhnya.

Berbeda dengan stimulus lain yang perlu diproses secara kognitif, musik kerap bekerja secara otomatis. Perubahan tempo dan nada dapat memengaruhi detak jantung dalam waktu singkat, sehingga suasana hati ikut menyesuaikan.

2. Musik merangsang pelepasan hormon kebahagiaan

Wanita mendengarkan musik.
Ilustrasi Alasan Mendengarkan Musik Bisa Mengubah Suasana Hati secara Instan. (pexels.com/BOOM Photography)

Secara biologis, musik juga dapat memicu pelepasan dopamin, hormon yang berkaitan dengan rasa senang dan motivasi. Saat mendengarkan lagu favorit, otak memberi respons berupa perasaan nyaman dan puas, serupa dengan saat menikmati makanan kesukaan atau meraih pencapaian tertentu.

Efek ini membuat musik menjadi sarana pengatur emosi yang efektif. Dalam kondisi stres atau sedih, musik dapat membantu meredakan ketegangan mental dan menghadirkan perasaan lebih stabil, meski sementara.

3. Musik terhubung dengan memori emosional

Pusing ngatur jadwal kerjaan.
Itulah 5 Cara Mengelola Waktu berdasarkan Prinsip Psikologi Kognitif. (pexels.com/Gustavo Fring)

Selain itu, banyak lagu memiliki keterikatan kuat dengan pengalaman hidup tertentu. Ketika lagu tersebut diputar, otak secara otomatis memanggil kembali memori yang tersimpan beserta emosi yang menyertainya. Hal inilah yang membuat musik terasa sangat personal.

Kenangan yang muncul bisa bersifat menyenangkan maupun menyedihkan, namun keduanya sama-sama memengaruhi suasana hati. Musik menjadi penghubung antara masa lalu dan perasaan saat ini, sehingga perubahan emosi terjadi dengan cepat dan mendalam.

4. Musik membantu regulasi emosi secara alami

Seorang wanita sedang ngopi.
Ilustrasi Efek Psikologis dari Kehilangan Rasa Syukur yang Jarang Disadari. (pexels.com/Vlada Karpovich)

Dalam psikologi, regulasi emosi merujuk pada kemampuan mengelola dan menyesuaikan perasaan. Musik kerap digunakan secara tidak sadar sebagai alat regulasi emosi, misalnya dengan mendengarkan lagu menenangkan saat cemas atau lagu enerjik ketika merasa lesu.

Dengan memilih jenis musik tertentu, seseorang dapat membantu mengatur suasana hatinya sesuai kebutuhan. Proses ini terasa alami karena musik tidak menghakimi dan memberi ruang aman untuk merasakan emosi apa adanya.

5. Musik memberi rasa dipahami dan ditemani

Wanita sedang duduk di sofa.
Ilustrasi Langkah Memaafkan Diri atas Tahun yang Tidak Berjalan Sesuai Rencana. (pexels.com/ROMAN ODINTSOV)

Lirik lagu juga sering mewakili perasaan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata sendiri. Ketika seseorang merasa lirik lagu “relate”, muncul perasaan dipahami dan tidak sendirian dalam menghadapi emosi tertentu.

Rasa keterhubungan tersebut memberikan kenyamanan emosional yang signifikan. Musik seolah menjadi teman yang hadir tanpa tuntutan, sehingga suasana hati perlahan menjadi lebih ringan dan tenang.

Kemampuan musik dalam mengubah suasana hati secara instan bukanlah kebetulan. Hal ini merupakan hasil kerja kompleks antara otak, emosi, dan pengalaman hidup. Musik menyentuh lapisan terdalam perasaan manusia, membantu mengelola emosi, serta memberi ruang aman untuk merasakan apa pun yang sedang dialami. Karena itu, mendengarkan musik bukan sekadar kebiasaan, melainkan juga bentuk perawatan emosional yang sederhana dan bermakna.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sri Gunawan Wibisono
EditorSri Gunawan Wibisono
Follow Us

Latest News Kalimantan Timur

See More

Bukan Sekadar Hiburan, Ini Alasan Musik Ampuh Mengubah Suasana Hati

02 Feb 2026, 15:00 WIBNews