Samarinda, IDN Times - Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kalimantan Timur bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) memperkuat materi teknis pencegahan dan deteksi dini HIV/AIDS dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penanggulangan HIV/AIDS dan Infeksi Menular Seksual (IMS).
Cegah HIV/AIDS di Kaltim, DPRD dan IDI Perkuat 3 Materi Penting

1. Penanggulangan HIV/AIDS di Kaltim
Ketua Pansus DPRD Kaltim, M Darlis Pattalongi, mengatakan penguatan materi tersebut dilakukan agar ketentuan dalam Ranperda dapat mendukung upaya penanggulangan HIV/AIDS secara efektif.
“DPRD Kaltim bersama IDI memperkuat pasal pencegahan dan deteksi dini guna menekan angka sebaran kasus HIV/AIDS secara efektif,” kata Darlis dilaporkan Antara di Samarinda, Selasa.
2. Melibatkan instansi dan organisasi profesi kesehatan
Pembahasan Ranperda dilakukan melalui rapat dengar pendapat yang melibatkan sejumlah organisasi profesi kesehatan dan perangkat daerah.
Di antaranya Ketua IDI Kaltim M Sadik Sahil, pengurus Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), hingga perwakilan BPJS Kesehatan Wilayah VII.
Darlis mengatakan keterlibatan organisasi profesi kesehatan diperlukan untuk memastikan aspek medis dan tata laksana pengobatan dapat diakomodasi secara komprehensif dalam aturan da
3. Pelayanan medis dan perlindungan pasien
Materi Ranperda tidak hanya membahas pencegahan HIV/AIDS, tetapi juga mencakup standar pelayanan medis, kerahasiaan data pasien, serta jaminan akses pengobatan antiretroviral (ARV).
DPRD Kaltim juga mendorong keterlibatan Dinas Pendidikan, Kementerian Agama, dan Dinas Tenaga Kerja dalam memperkuat edukasi kepada masyarakat.
“Penanggulangan HIV/AIDS tidak dapat hanya dibebankan kepada Dinas Kesehatan, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif dari seluruh sektor terkait,” ujar Darlis.
Menurutnya, perlindungan hukum dan upaya penghapusan stigma terhadap orang dengan HIV menjadi salah satu fokus dalam penyempurnaan draf Ranperda tersebut.
Curated For You
- [INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial 09 Sep 2026, 13:52 WIB
- Krisis Air Bersih di Samarinda, 98 Ribu Liter Air Darurat Disalurkan22 Sep 2026, 22:27 WIB
- Penegakan Hukum Keracunan MBG Dipertanyakan, 11 Tokoh Bersuara21 Sep 2026, 07:00 WIB
- Samarinda Bersiap Hadapi Kemarau Panjang, Modifikasi Cuaca Jadi Opsi15 Sep 2026, 01:00 WIB